AksaraNewsroom.ID – Kekayaan kuliner tradisional Pulau Belitung terus berkembang melalui inovasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya Mandakini Food yang menghadirkan Rasa Gangan!, produk olahan yang mengangkat cita rasa gangan, sup ikan berbumbu rempah khas Belitung, ke dalam kemasan praktis.
Merintis usaha sejak 2021, Mandakini Food awalnya berfokus pada produksi rengginang mini dengan beragam varian rasa. Seiring waktu, keinginan untuk memperkuat identitas kuliner daerah mendorong usaha ini mengembangkan produk yang lebih dekat dengan kekayaan cita rasa lokal.
Melalui proses riset dan pengembangan secara bertahap, Mandakini Food kemudian menghadirkan Rasa Gangan! sebagai inovasi yang membawa cita rasa masakan rumahan khas Belitung ke format produk yang lebih praktis.
Perjalanan usaha ini memasuki babak baru pada 2022, ketika Mandakini Food bergabung sebagai UMKM binaan Bank Sumsel Babel. Melalui program pembinaan tersebut, usaha ini memperoleh dukungan untuk mengembangkan produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
Dukungan yang diberikan antara lain kesempatan mengikuti berbagai kegiatan promosi daerah, fasilitas transaksi digital melalui QRIS BSB, serta publikasi melalui kanal komunikasi resmi Bank Sumsel Babel.
Berbagai fasilitas tersebut membantu memperkenalkan produk Mandakini Food kepada pasar yang lebih luas. Jangkauan pemasarannya pun berkembang, dari Pulau Belitung hingga Pangkalpinang dan sejumlah wilayah lain di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Bank Sumsel Babel menempatkan pembinaan UMKM sebagai upaya yang tidak hanya berfokus pada kemudahan transaksi nontunai, tetapi juga mendukung penguatan identitas merek, peningkatan kualitas produk, dan kepercayaan konsumen.
Kisah Mandakini Food menunjukkan bagaimana inovasi dapat menjadi jalan bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan potensi kuliner tradisional menjadi produk bernilai tambah.
Ke depan, pengembangan UMKM berbasis potensi daerah diharapkan mampu memperluas peluang usaha, mendorong penyerapan tenaga kerja, serta memperkuat posisi produk khas Bangka Belitung di pasar yang lebih luas.

















