https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/ https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/ https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/
ADVERTISEMENT

Nelayan Beriga–Rias di Bawah Bayang-Bayang Tambang, Apakah Solusi PT Timah Menjawab Akar Persoalan?

Redaksi Aksara by Redaksi Aksara
24 Oktober 2026
0 0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

AksaraNewsroom.ID – Konflik agraria dan kerusakan wilayah tangkap akibat ekspansi tambang timah ilegal (PETI) terus menghantui ketahanan ekonomi keluarga nelayan di pesisir Kepulauan Bangka Belitung. Di Desa Rias dan Dusun Labun, Bangka Selatan, nelayan terpaksa mencari jalan memutar untuk bertahan hidup dari laut yang kian terdesak limbah tambang liar. Strategi diversifikasi ganda menjadi pilihan terakhir.

Dai, seorang istri nelayan di Desa Rias, menceritakan bagaimana keluarganya merawat tiga petak kebun sawit untuk menutupi minimnya hasil tangkapan suami yang melaut hingga lima hari dengan pendapatan kotor hanya Rp300.000. “Hasil kebun sawit sering kali diandalkan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari saat hasil tangkapan laut sedang sedikit,” ungkap Dai.

Sementara itu, di Dusun Labun, Abu, seorang pembuat terasi tradisional, menegaskan pentingnya menolak tambang ilegal agar wilayah perairannya tetap lestari. “Di wilayah perairan kami, penambangan timah dipastikan tidak beroperasi atau tidak diizinkan di area nelayan pinggir agar ekosistem dan pencaharian nelayan tetap terjaga,” tegas Abu.

Menjawab keresahan nelayan Beriga dan Rias, penyelesaian yang dinilai paling rasional adalah membersihkan mafia tambang ilegal dan mengembalikan tata kelola pesisir kepada PT Timah Tbk selaku pemegang mandat sah negara melalui Izin Usaha Pertambangan (IUP). Berbeda dengan PETI yang lari dari tanggung jawab ekologis, PT Timah memiliki rekam jejak panjang dalam merestorasi alam, membuktikan bahwa operasi legal adalah satu-satunya jaminan bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan warga.

Dalam satu dekade terakhir, PT Timah telah menginvestasikan sumbangsih ekologis dengan menanam lebih dari 1,4 juta tegakan pohon dan mereklamasi ratusan hektare lahan kritis menjadi kawasan agrowisata. Di sektor laut, perusahaan secara proaktif memulihkan ekosistem melalui penenggelaman ribuan terumbu karang buatan (artificial reef).

“Strategi pemulihan dasar laut ini tidak hanya bersifat reaktif untuk mengobati kerusakan abrasi (mitigating impact), melainkan upaya yang amat proaktif menciptakan surga bioma baru yang akan menyangga populasi biota kelautan bernilai ekonomi tinggi, seperti ragam ikan karang unggulan hingga cumi-cumi (proses restocking),” jelas Direktur Operasional PT Timah, Handy Geniardi.

Lebih jauh, inisiatif lingkungan ini terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi lokal. “PT Timah tidak bekerja arogan secara eksklusif. Perusahaan secara sengaja merangkul erat kelompok-kelompok pelaut lokal untuk turut serta dari fase awal fabrikasi merakit rangka besi karang buatan, hingga menentukan koordinat proses penenggelaman di perairan dalam,” tambah Handy.

Keberadaan perizinan legal negara tidak bisa digeser hanya berdasarkan tekanan politik. Direktur Transformasi, Legal dan SDM PT Timah, Ratih Mayasari, mengingatkan pentingnya akuntabilitas.

“Karena itu, tuntutan agar IUP Beriga-Rias ditiadakan perlu disertai pembahasan yang sama seriusnya mengenai dasar dan konsekuensinya. Persoalan apa yang hendak diselesaikan melalui tuntutan tersebut? Mengapa penghapusan IUP dipandang sebagai pilihan yang tepat ketika perusahaan masih menyiapkan operasi dan melakukan pendekatan sosial? Bagaimana pekerjaan, data, dan pengeluaran perusahaan yang telah tercatat akan dipertanggungjawabkan apabila izin diakhiri? Pertanyaan ini menempatkan akuntabilitas sebagai bagian dari pembahasan, sekaligus memberi ruang untuk menguji alasan dan bukti yang diajukan setiap pihak,” jelas Ratih.

Melalui kehadiran instrumen sah negara, nelayan tidak lagi dibayangi ketakutan akan laut yang rusak tanpa perbaikan, melainkan dirangkul sebagai mitra dalam harmoni ekologi dan kedaulatan ekonomi. (*)

Tags: Bangka BelitungDesa Batu BerigaPangkalpinangPT Timah TbkRiasTambang IlegalTimah
ShareTweetSend

Related Posts

Triliunan Rupiah Terancam Menguap akibat Tambang Ilegal di Babel, Mampukah PT Timah Ambil Kendali?

Triliunan Rupiah Terancam Menguap akibat Tambang Ilegal di Babel, Mampukah PT Timah Ambil Kendali?

by Redaksi Aksara
23 Oktober 2026
0

AksaraNewsroom.ID - Meroketnya harga timah dunia hingga menyentuh US$55.175 per ton menjadi daya tarik bagi aktivitas penambangan timah tanpa izin...

Hidayat Arsani Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Perluas Akses Keuangan di Babel

Hidayat Arsani Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Perluas Akses Keuangan di Babel

by Redaksi Aksara
23 Oktober 2026
0

AksarNewsroom.ID – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD)...

Bukan Hanya Soal Timah, Nasib Nelayan dan Keluarga di Beriga Ikut Dipertaruhkan

Bukan Hanya Soal Timah, Nasib Nelayan dan Keluarga di Beriga Ikut Dipertaruhkan

by Redaksi Aksara
22 Oktober 2026
1

AksaraNewsroom.ID — Laut bagi masyarakat pesisir bukan sekadar hamparan air asin. Di sanalah sumber penghidupan, tempat menggantungkan harapan, sekaligus penopang...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

  • 5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respon Gugatan PTUN! DL Wagub Babel Telah Habiskan Rp217 Juta dalam 3 bulan, Gubernur Hidayat Ternyata Segini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

23 April 2024
Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

4 Februari 2025
Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

18 Juni 2025
Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

20 Juni 2023
Ironi Proyek Ketahanan Pangan di Batu Betumpang, Petani Keluhkan Air Asin hingga Pintu Air Bocor

Ironi Proyek Ketahanan Pangan di Batu Betumpang, Petani Keluhkan Air Asin hingga Pintu Air Bocor

8
Prihatin Kondisi Dermaga Nelayan, Ketua Demokrat Babel Buka Opsi Pakai Dana Pribadi Jika Pemerintah Abai

Prihatin Kondisi Dermaga Nelayan, Ketua Demokrat Babel Buka Opsi Pakai Dana Pribadi Jika Pemerintah Abai

5
Jalan Puluhan Miliar di Basel Retak, BPJN Babel: Kalau Rusak Lagi Artinya Ada yang Salah

Jalan Puluhan Miliar di Basel Retak, BPJN Babel: Kalau Rusak Lagi Artinya Ada yang Salah

3
Skandal Ekspor Logam Tanah Jarang di Bangka Belitung Terbongkar, Kepala Bea Cukai Pangkalpinang Ikut Dijerat

Di Balik Skandal Ekspor Logam Tanah Jarang, Adakah Aktor Lain selain Oknum Pejabat Bea Cukai dan Sucofindo?

3
Triliunan Rupiah Terancam Menguap akibat Tambang Ilegal di Babel, Mampukah PT Timah Ambil Kendali?

Nelayan Beriga–Rias di Bawah Bayang-Bayang Tambang, Apakah Solusi PT Timah Menjawab Akar Persoalan?

24 Oktober 2026
Triliunan Rupiah Terancam Menguap akibat Tambang Ilegal di Babel, Mampukah PT Timah Ambil Kendali?

Triliunan Rupiah Terancam Menguap akibat Tambang Ilegal di Babel, Mampukah PT Timah Ambil Kendali?

23 Oktober 2026
Hidayat Arsani Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Perluas Akses Keuangan di Babel

Hidayat Arsani Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Perluas Akses Keuangan di Babel

23 Oktober 2026
Bukan Hanya Soal Timah, Nasib Nelayan dan Keluarga di Beriga Ikut Dipertaruhkan

Bukan Hanya Soal Timah, Nasib Nelayan dan Keluarga di Beriga Ikut Dipertaruhkan

22 Oktober 2026
ADVERTISEMENT

Tags

ADV Advertorial Algafry Rahman Bangka Barat Bangka Belitung Bangka Selatan Bangka Tengah Bank Sumsel Babel Bawaslu Belitung Beltim BSB BUMN Bupati Bangka Tengah DPRD DPRD Babel Erzaldi Rosman Djohan Gubernur Babel Hidayat Arsani IUP Kapolda Babel KPU Lingkungan MIND ID Molen Nelayan Pangkalpinang Pangkalpinang Pemilu 2024 Pemkab Bangka Tengah Pemkot Pangkalpinang Pemprov Babel Pilkada 2024 Pj Gubernur Babel Polda Babel Politik Program CSR PT Timah Tbk PT Timah PT Timah Tbk Rina Tarol Safrizal Zakaria Ali Sawit Timah TINS UMKM
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Lingkungan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Makro
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Destinasi
    • Kuliner
    • Budaya
    • Humaniora
  • Olahraga
  • Lokal Newsroom
    • Pangkalpinang
    • Bangka Tengah
    • Bangka
    • Belitung
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
  • Newsroom
    • Newsroom
    • Kontak
    • Disclaimer
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved