https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber
Jumat, November 6, 2026
  • Login
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/ https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/ https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/
ADVERTISEMENT

Revisi RZWP3K Dipersoalkan, Nelayan Pertanyakan Pelibatan Masyarakat ke Pansus DPRD Babel

Redaksi Aksara by Redaksi Aksara
6 November 2026
0 0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

AksaraNewsroom.ID – Ratusan nelayan dari Kabupaten Bangka Selatan (Basel), termasuk nelayan Beriga mendatangi Gedung DPRD Babel. Kedatangan mereka untuk menyuarakan keberatan terhadap revisi RZWP3K sekaligus memperjuangkan perlindungan wilayah tangkap yang dinilai terancam oleh aktivitas pertambangan

Bukan hanya nelayan, Jumat (6/11), aksi tersebut turut dikawal Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bangka Belitung (Babel)

Di hadapan pimpinan dan anggota Pansus DPRD Babel, para nelayan menyuarakan keresahan terhadap pembahasan revisi Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K).

Berdasarkan pantauan, mereka menilai aspirasi masyarakat pesisir belum mendapatkan ruang partisipasi yang memadai dalam proses pembahasan Panitia Khusus (Pansus).

Salah satu perwakilan nelayan, Jhoni Zuhri, mempertanyakan belum adanya kejelasan mengenai pelaksanaan konsultasi publik. Menurutnya, masyarakat nelayan seharusnya dilibatkan sejak awal, bukan justru harus berulang kali mendatangi gedung DPRD untuk memperjuangkan kepentingannya.

“Kapan konsultasi publik? Sampai sekarang tidak ada kejelasan. Keinginan kami hanya ingin ikut disertakan. Seharusnya masyarakat diundang, jangan sampai kami harus datang dari tengah laut untuk menyampaikan aspirasi,” ungkap Jhoni.

  • Baca Juga: Arah Revisi RZWP3K Dipertanyakan, Rina Tarol Desak Wilayah Konflik Nelayan Dicoret dari Zona Tambang

Ia mengingatkan, pembahasan revisi RZWP3K yang dijadwalkan memasuki paripurna pada 9 November harus mempertimbangkan kawasan yang selama ini menjadi titik konflik antara nelayan dan aktivitas pertambangan.

Jhoni secara khusus meminta agar wilayah perairan yang masuk zona L2 dan kerap memicu konflik diusulkan keluar dari wilayah pertambangan, termasuk IUP milik perusahaan maupun swasta.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan konflik baru. Masyarakat pesisir telah menghadapi persoalan serupa selama puluhan tahun.

“Hari ini kami sampaikan, kalau memungkinkan tanggal 9, wilayah-wilayah nelayan di Babel yang sering menimbulkan konflik itu diusulkan dihapus IUP-nya. Setuju atau tidak, tetap harus diusulkan,” tegasnya.

Ia menegaskan, tuntutan masyarakat tidak muluk-muluk. Nelayan hanya ingin melaut dengan aman tanpa dibayangi aktivitas pertambangan.

“Kami tidak banyak meminta bantuan ini itu. Kami cuma ingin tidak ada tambang. Kami ingin menjaga kelestarian laut kita,” katanya.

Jhoni juga menyebut persoalan kawasan laut bukan hanya menjadi keresahan masyarakat Bangka Selatan. Nelayan Belitung, menurutnya, juga memiliki aspirasi serupa dan berpotensi menyampaikan langsung tuntutan mereka ke DPRD Babel.

Bahkan, ia meminta agar draf revisi RZWP3K disebarluaskan kepada masyarakat sebagai pegangan untuk mengetahui dan mengawasi perubahan peruntukan kawasan laut.

Sementara itu, nelayan lainnya turut menyampaikan kekhawatiran terhadap berbagai persoalan sosial dan keamanan yang mereka kaitkan dengan aktivitas pertambangan. Mulai dari konflik, kasus tembak-menembak hingga persoalan narkoba.

“Kami mohon ini menjadi pertimbangan. Kami minta dicabut, zero tambang,” ujar salah seorang nelayan.

Rina Tarol Sentil Pansus: Masyarakat Tidak Pernah Diundang

Suara nelayan tersebut mendapat perhatian anggota DPRD Babel dari Fraksi Golkar, Rina Tarol, yang merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Bangka Selatan.

Rina secara terbuka mempertanyakan mekanisme kerja Pansus revisi RZWP3K, terutama terkait pelibatan masyarakat yang terdampak langsung oleh kebijakan zonasi laut.

Ia mengaku prihatin karena masyarakat harus kembali datang ke DPRD untuk menyampaikan persoalan yang menurutnya telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.

“Kadang-kadang sedih juga. Pansus terhebat, masyarakat tidak pernah diundang. Tidak perlu masyarakat datang berkali-kali. Seharusnya kemarin sudah clear,” kata Rina.

Menurutnya, sejak awal dirinya telah meminta agar wilayah perairan Bangka Selatan dikeluarkan dari zona pertambangan. Namun, usulan tersebut tidak mendapatkan dukungan mayoritas dalam pembahasan Pansus.

Rina menyebut masyarakat Bangka Selatan bukan baru kali ini memperjuangkan wilayah lautnya. Bahkan, penolakan terhadap aktivitas pertambangan di kawasan yang berkonflik dengan nelayan telah berlangsung selama puluhan tahun.

“Masyarakat tidak perlulah dibuat susah. Harus berjuang di sini. Dari awal kita sudah minta agar areal zona perairan Bangka Selatan dikeluarkan dari zona tambang. Tapi teman-teman tetap ngotot ini masuk zona tambang yang membikin masyarakat susah,” ungkapnya.

Ia juga mempertanyakan mengapa masyarakat seolah harus melakukan demonstrasi terlebih dahulu agar aspirasi mereka didengar.

“Haruskah masyarakat demo dulu baru kita mendengarkan mereka? Kalau memang dari awal sudah konflik dengan masyarakat, dengan rakyat, keluarkanlah. Perkara nanti menteri mau setuju atau tidak setuju, bukan urusan kita,” tegas Rina.

Rina turut menyoroti masuknya sejumlah kawasan pesisir ke dalam zonasi pertambangan, termasuk wilayah di Bangka Selatan dan Belitung.

Baginya, persoalan ini tidak boleh hanya dilihat dari sudut pandang perubahan peta zonasi, tetapi juga harus mempertimbangkan keberlangsungan kehidupan masyarakat pesisir.

Ia pun meminta agar pimpinan DPRD mencatat secara terbuka fraksi-fraksi yang tidak menyetujui aspirasi masyarakat serta mempertimbangkan penundaan paripurna yang dijadwalkan 9 November.

“Kasihan mereka dari Bangka Selatan datang jauh-jauh ke sini. Tolong diingatkan, jangan diparipurnakan tanggal 9 ini sebelum persoalan masyarakat diselesaikan,” ujarnya.

Rina juga mengingatkan seluruh anggota Pansus bahwa memperjuangkan kepentingan masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

“Janganlah menjadi orang yang munafik, karena memang berjuang untuk masyarakat itu menjadi kewajiban kita semuanya. Apalagi saya perwakilan dari Bangka Selatan. Apa pun yang terjadi, saya akan berjuang untuk mereka semua,” katanya.

DPRD Babel Janji Cari Solusi

Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Ketua DPRD Babel, Edi, menyatakan pihaknya sepakat untuk segera mencari solusi atas aspirasi yang disampaikan masyarakat nelayan.

Ia menyebut hasil tuntutan masyarakat akan diteruskan kepada fraksi-fraksi di DPRD Babel agar dapat menjadi bahan pembahasan dan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

“Kita sepakat. Tidak pikir panjang, kita segera cari solusi. Buatkan hasil tuntutan ini ke fraksi-fraksi, sehingga bisa ditetapkan,” ujar Edi (hjk/dd).

Tags: IUPNelayanRina TarolRZWP3KTambangTimah
ShareTweetSend

Related Posts

Arah Revisi RZWP3K Dipertanyakan, Rina Tarol Desak Wilayah Konflik Nelayan Dicoret dari Zona Tambang

Arah Revisi RZWP3K Dipertanyakan, Rina Tarol Desak Wilayah Konflik Nelayan Dicoret dari Zona Tambang

by Redaksi Aksara
6 November 2026
1

AksaraNewsroom.ID - Pembahasan revisi Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di DPRD Babel menuai keberatan masyarakat pesisir dari...

Tak Alergi Kritik, Kapolda Babel Minta Masyarakat Aktif Beri Masukan

Tak Alergi Kritik, Kapolda Babel Minta Masyarakat Aktif Beri Masukan

by Redaksi Aksara
6 November 2026
0

AksaraNewsroom.ID - Polda Bangka Belitung kembali menggelar program Jumat Keliling (Jumling). Kali ini, kegiatan berlangsung di Masjid Baitul Arofah, Jalan...

Bukan Sekadar Layanan Perbankan, 69 Tahun BSB Jadi Mitra Perjuangan UMKM Lokal

Bukan Sekadar Layanan Perbankan, 69 Tahun BSB Jadi Mitra Perjuangan UMKM Lokal

by Redaksi Aksara
6 November 2026
0

AksaraNewsroom.ID - Memasuki usia ke-69 tahun, Bank Sumsel Babel (BSB) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan Usaha...

Load More
Next Post
Tak Alergi Kritik, Kapolda Babel Minta Masyarakat Aktif Beri Masukan

Tak Alergi Kritik, Kapolda Babel Minta Masyarakat Aktif Beri Masukan

Arah Revisi RZWP3K Dipertanyakan, Rina Tarol Desak Wilayah Konflik Nelayan Dicoret dari Zona Tambang

Arah Revisi RZWP3K Dipertanyakan, Rina Tarol Desak Wilayah Konflik Nelayan Dicoret dari Zona Tambang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

  • 5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respon Gugatan PTUN! DL Wagub Babel Telah Habiskan Rp217 Juta dalam 3 bulan, Gubernur Hidayat Ternyata Segini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

23 April 2024
Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

4 Februari 2025
Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

18 Juni 2025
Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

20 Juni 2023
Ironi Proyek Ketahanan Pangan di Batu Betumpang, Petani Keluhkan Air Asin hingga Pintu Air Bocor

Ironi Proyek Ketahanan Pangan di Batu Betumpang, Petani Keluhkan Air Asin hingga Pintu Air Bocor

8
Prihatin Kondisi Dermaga Nelayan, Ketua Demokrat Babel Buka Opsi Pakai Dana Pribadi Jika Pemerintah Abai

Prihatin Kondisi Dermaga Nelayan, Ketua Demokrat Babel Buka Opsi Pakai Dana Pribadi Jika Pemerintah Abai

5
Jalan Puluhan Miliar di Basel Retak, BPJN Babel: Kalau Rusak Lagi Artinya Ada yang Salah

Jalan Puluhan Miliar di Basel Retak, BPJN Babel: Kalau Rusak Lagi Artinya Ada yang Salah

4
31 Ribu Hektare Dikuasai 60 Tahun, Rina Tarol Ungkap Kejanggalan Izin HTI Milik PT HLR

Penambang Kecil Tersandera? Rina Tarol Kritik Peran Kolektor Timah dan Skema Kemitraan

3
Arah Revisi RZWP3K Dipertanyakan, Rina Tarol Desak Wilayah Konflik Nelayan Dicoret dari Zona Tambang

Arah Revisi RZWP3K Dipertanyakan, Rina Tarol Desak Wilayah Konflik Nelayan Dicoret dari Zona Tambang

6 November 2026
Tak Alergi Kritik, Kapolda Babel Minta Masyarakat Aktif Beri Masukan

Tak Alergi Kritik, Kapolda Babel Minta Masyarakat Aktif Beri Masukan

6 November 2026
Revisi RZWP3K Dipersoalkan, Nelayan Pertanyakan Pelibatan Masyarakat ke Pansus DPRD Babel

Revisi RZWP3K Dipersoalkan, Nelayan Pertanyakan Pelibatan Masyarakat ke Pansus DPRD Babel

6 November 2026
Bukan Sekadar Layanan Perbankan, 69 Tahun BSB Jadi Mitra Perjuangan UMKM Lokal

Bukan Sekadar Layanan Perbankan, 69 Tahun BSB Jadi Mitra Perjuangan UMKM Lokal

6 November 2026
ADVERTISEMENT

Tags

ADV Advertorial Algafry Rahman Bangka Barat Bangka Belitung Bangka Selatan Bangka Tengah Bank Sumsel Babel Belitung Beltim BSB BUMN Bupati Bangka Tengah DPRD DPRD Babel Erzaldi Rosman Djohan Gubernur Babel Hidayat Arsani IUP Kapolda Babel KPU Lingkungan MIND ID Molen Nelayan Pangkalpinang Pangkalpinang Pemilu 2024 Pemkab Bangka Tengah Pemkot Pangkalpinang Pemprov Babel Pilkada 2024 Pj Gubernur Babel Polda Babel Politik Program CSR PT Timah Tbk PT Timah PT Timah Tbk Rina Tarol Safrizal Zakaria Ali Sawit Tambang Timah TINS UMKM
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Lingkungan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Makro
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Destinasi
    • Kuliner
    • Budaya
    • Humaniora
  • Olahraga
  • Lokal Newsroom
    • Pangkalpinang
    • Bangka Tengah
    • Bangka
    • Belitung
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
  • Newsroom
    • Newsroom
    • Kontak
    • Disclaimer
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved