AksaraNewsroom.ID – Pemerintah Kota Pangkalpinang memberikan penghargaan kepada sejumlah mantan wali kota dan wakil wali kota yang dinilai telah berjasa dalam perjalanan pembangunan daerah.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (17/9/2026).
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif mengatakan, perkembangan Kota Pangkalpinang hingga saat ini merupakan hasil kerja dari berbagai periode kepemimpinan.
Menurut Saparudin, pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kesinambungan program dan kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya.
“Pembangunan adalah estafet dan keberlanjutan. Apa yang dibangun oleh pemerintahan sebelumnya, kita lanjutkan. Yang masih kurang, kita perbaiki. Yang sudah baik, kita pertahankan,” kata Saparudin.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin terdahulu yang telah mencurahkan waktu, tenaga, pemikiran serta pengabdiannya untuk Kota Pangkalpinang.
Adapun penghargaan diberikan kepada mantan Wali Kotamadya Pangkalpinang Rosman Johan yang menjabat periode 1988-1993, Sofyan Rebuin periode 1993-2003, dan Zulkarnain Karim periode 2003-2013.
Kemudian, penghargaan juga diberikan kepada mantan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Triadmadja periode 2003-2008 dan Malikul Amjad periode 2008-2013.
Sementara itu, penghargaan untuk wali kota dan wakil wali kota pada periode berikutnya diberikan kepada Muhammad Irwansyah sebagai Wali Kota Pangkalpinang periode 2013-2018, Maulan Aklil periode 2018-2023, serta Muhammad Sopyan sebagai Wakil Wali Kota periode 2013-2023.
Saparudin menilai, masing-masing pemimpin memiliki kontribusi dalam membentuk wajah Pangkalpinang melalui kebijakan, pembangunan maupun program yang dijalankan pada masanya.
“Semoga seluruh pengabdian dan amal bakti para pemimpin terdahulu menjadi bagian dari sejarah kebaikan Kota Pangkalpinang dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai karya dan pengabdian yang telah diberikan para pemimpin sebelumnya akan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Kota Pangkalpinang. (*)



















