https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
https://aksaranewsroom.id/ https://aksaranewsroom.id/ https://aksaranewsroom.id/
ADVERTISEMENT

Datangi BPKP Babel, Massa Pertanyakan Penghitungan Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah

Hendri J. Kusuma by Hendri J. Kusuma
6 Januari 2025
0 0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – Sejumlah masa yang mengatasnamakan Peduli Bangka Belitung (PBB) menggelar aksi damai di depan Kantor Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Babel, Senin (6/1/2024).

Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan dan transparansi dari pihak terkait atas berbagai temuan dan pernyataan yang menimbulkan kontroversi di masyarakat.

Seperti diungkapkan Ketua PBB Nasir dalam aksi ini mengatakan, bahwa sejumlah point disampaikan, terutama yang menjadi sorotan PBB dalam aksi ini, diantaranya nilai kerugian negara yang dipermasalahkan Prof Bambang Hero menyebutkan kerugian negara sebesar Rp271 triliun.

Menurut mereka bahwa Kejaksaan Agung turut mendukung pembuktian angka ini, dan BPKP juga mengkomfirmasi nilai yang sama, lalu dari mana asal nilai Rp217 triliun dalam kerugian tersebut.

“Prof. Dr. Ir. Sudarsono Soedomo, MS, MPPA, Guru Besar IPB yang notabenenya adalah Dosen Bambang Hore, membantah validitas perhitungan Prof. Bambang Hero,” kata Nasir di Pangkalpinang, Senin (6/1/2025).

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) luas tutupan lahan tambang awalnya dinyatakan t63.149 Ha, namun direvisi menjadi 28.379 Ha dalam persidangan, mengapa nilai kerugian tetap sama meski luas lahan berubah?

Mereka juga mempertanyakan mengapa perhitungan hanya mengacu pada satu saksi ahli tanpa membandingkan dengan pernyataan ahli lainnya. Oleh sebab itu, angka Rp271 triliun dinilai menciptakan stigma negatif terhadap perekonomian Babel.

Dalam aksi ini, massa juga mempertanyakan peran dan transparansi PT Timah, yang seharusnya menjadi perpanjangan tangan negara dalam pertambangan timah, kini dinyatakan bukan lagi BUMN oleh saksi Reza Palevi di pengadilan.

“Dalam kasus ini, mitra perdagangan timah oleh swasta menjadi korban PT Timah Tbk, lantas bagaimana komposisi saham, nilai investasi, dan royalti PT Timah untuk daerah? Apakah BPKP pernah mengaudit neraca keuangan PT Timah?,” jelas Nasir.

“Sedangkan laporan tahunan PT Timah selalu menunjukkan profit. Apakah laporan ini mencerminkan kondisi sebenarnya?,” ulasnya.

Massa juga mempertanyakan kebijakan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan kriminalisasi penambang lokal, rakyat yang menambang di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dinyatakan ilegal karena IPR tidak diterbitkan pemerintah, meskipun kebijakan IPR telah ada sejak 2009 lalu.

“Mengapa aktivitas penambangan rakyat yang berada di luar IUP Timah dijadikan tindak pidana korupsi, bukan ilegal mining? Contoh kasus: Ali Samsuri dan pelaku tambang di Belinyu dibebaskan dari tindak pidana korupsi (Tipikor) oleh pengadilan,” sesal Nasir.

Oleh karena itu, PBB menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam menangani kasus ini. Aksi damai ini bertujuan mendorong pemerintah dan instansi terkait untuk memberikan penjelasan yang jujur dan objektif guna melindungi kepentingan rakyat Bangka Belitung serta menciptakan keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam.

“PBB pun berharap aspirasi yang disampaikan melalui aksi damai ini dapat menjadi perhatian serius bagi BPKP, Kejaksaan Agung dan instansi terkait. Pihak kami juga mengajak masyarakat luas untuk terus mengawal kasus ini agar tidak terjadi manipulasi data dan penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan rakyat serta perekonomian daerah,” tukas Nasir.

PBB juga menuntut hal-hal berikut:

PBB meminta BPKP menjelaskan secara transparan metode perhitungan nilai kerugian negara sebesar Rp271 triliun, termasuk dasar perhitungan dan data pendukung yang digunakan.

Melibatkan saksi ahli independen untuk memberikan pembanding terhadap pernyataan Prof. Bambang Hero.

  1. Transparansi Peran PT Timah.

Meminta audit publik terhadap neraca keuangan PT Timah, terutama dalam kaitannya dengan royalti dan kontribusi terhadap daerah.

Meninjau ulang status PT Timah sebagai perpanjangan tangan negara dalam pengelolaan tambang timah di Bangka Belitung.

  1. Kebijakan yang melindungi penambang rakyat.

Pemerintah diminta segera menerbitkan IPR yang telah diatur sejak tahun 2009 agar penambang rakyat tidak dikriminalisasi.

Mengkaji ulang kasus-kasus penambangan rakyat yang dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi dan memastikan penegakan hukum yang adil.

  1. Penanganan Kasus Tanpa Stigma Negatif.

Memastikan nilai kerugian negara yang diumumkan tidak berlebihan sehingga tidak menciptakan dampak negatif pada perekonomian Babel.

Memberikan pernyataan resmi mengenai nilai kerugian negara yang murni dari tindak pidana korupsi dalam kasus ini.

Seruan kepada Pemerintah dan Lembaga Penegak Hukum:

PBB menyerukan kepada pemerintah, lembaga penegak hukum, dan pihak terkait lainnya untuk menjalankan tugas dengan transparansi, profesionalisme, dan keadilan. Kasus ini tidak hanya menyangkut persoalan hukum tetapi juga masa depan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi daerah.

“Kami percaya bahwa sinergi antara rakyat, pemerintah, dan lembaga hukum dapat membawa keadilan dan kejelasan atas permasalahan ini,” terang Nasir.

“PBB berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga tuntas demi kebaikan bersama,” pungkasnya. (*)

Tags: Aksi MassaBPKPKasus Korupsi TimahMassaTimah
ShareTweetSend

Related Posts

Belanja Pakai QRIS BSB Mobile, Nasabah di Manggar Bisa Hemat Rp50 Ribu

Belanja Pakai QRIS BSB Mobile, Nasabah di Manggar Bisa Hemat Rp50 Ribu

by Hendri J. Kusuma
3 Juni 2026
0

AksaraNewsroom.ID – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Belitung Timur. Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Manggar kembali menghadirkan program promo menarik...

DPRD Babel Minta Dugaan Kartel Sawit Diusut, Soroti Penurunan Harga TBS yang Terjadi Serentak

DPRD Babel Minta Dugaan Kartel Sawit Diusut, Soroti Penurunan Harga TBS yang Terjadi Serentak

by Hendri J. Kusuma
2 Juni 2026
0

AksaraNewsroom.ID - Anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit di Bangka Belitung memicu dugaan adanya permainan harga di tingkat pabrik...

Apkasindo: Masalah Sawit Bukan Regulasi, Tapi Lemahnya Pengawasan Harga TBS

Apkasindo: Masalah Sawit Bukan Regulasi, Tapi Lemahnya Pengawasan Harga TBS

by Hendri J. Kusuma
2 Juni 2026
0

AksaraNewsroom.ID — Di tengah masih terjadinya perbedaan harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani, Ketua DPD APKASINDO Bangka...

Load More
Next Post
Wujudkan Kehidupan Beragama yang Harmonis, PT Timah Bantu Rumah Ibadah

Wujudkan Kehidupan Beragama yang Harmonis, PT Timah Bantu Rumah Ibadah

Ringankan Biaya Pengobatan Warga Kesehatan, PT Timah Rutin Salurkan Bantuan untuk Warga

Ringankan Biaya Pengobatan Warga Kesehatan, PT Timah Rutin Salurkan Bantuan untuk Warga

Soal Kejelasan Status Honorer di Pemprov Babel, Ini Kata Pj Gubernur Sugito

Soal Kejelasan Status Honorer di Pemprov Babel, Ini Kata Pj Gubernur Sugito

126 Butir Pil Ekstasi Diamankan Dari Seorang Pria di Pangkalpinang

126 Butir Pil Ekstasi Diamankan Dari Seorang Pria di Pangkalpinang

Perpanjangan HGU Perkebunan Sawit di Belitung Dipertanyakan, Ditenggarai Kangkangi Aturan

Perpanjangan HGU Perkebunan Sawit di Belitung Dipertanyakan, Ditenggarai Kangkangi Aturan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

  • 5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respon Gugatan PTUN! DL Wagub Babel Telah Habiskan Rp217 Juta dalam 3 bulan, Gubernur Hidayat Ternyata Segini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

23 April 2024
Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

4 Februari 2025
Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

18 Juni 2025
Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

20 Juni 2023
Pemkot Pangkalpinang Terima 130 Kuota PPPK 2022, Ini Formasi dan Jadwal Pelaksanaannya

Pemkot Pangkalpinang Terima 130 Kuota PPPK 2022, Ini Formasi dan Jadwal Pelaksanaannya

1
Larangan Ekspor Timah, Berdampak Terhadap Pelaku Usaha dan Perekonomian Babel?

Larangan Ekspor Timah, Berdampak Terhadap Pelaku Usaha dan Perekonomian Babel?

1
Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di DPC Demokrat Pangkalpinang Dihentikan

Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di DPC Demokrat Pangkalpinang Dihentikan

1
Kurangi Ketergantungan Impor Bahan Pangan di Babel, PT TAM Siapkan Perkebunan Cabai dan Jagung

Kurangi Ketergantungan Impor Bahan Pangan di Babel, PT TAM Siapkan Perkebunan Cabai dan Jagung

1
Belanja Pakai QRIS BSB Mobile, Nasabah di Manggar Bisa Hemat Rp50 Ribu

Belanja Pakai QRIS BSB Mobile, Nasabah di Manggar Bisa Hemat Rp50 Ribu

3 Juni 2026
DPRD Babel Minta Dugaan Kartel Sawit Diusut, Soroti Penurunan Harga TBS yang Terjadi Serentak

DPRD Babel Minta Dugaan Kartel Sawit Diusut, Soroti Penurunan Harga TBS yang Terjadi Serentak

2 Juni 2026
Apkasindo: Masalah Sawit Bukan Regulasi, Tapi Lemahnya Pengawasan Harga TBS

Apkasindo: Masalah Sawit Bukan Regulasi, Tapi Lemahnya Pengawasan Harga TBS

2 Juni 2026
Melalui Hari Lahir Pancasila, PT TIMAH Perkokoh Semangat Nasionalisme Karyawan

Melalui Hari Lahir Pancasila, PT TIMAH Perkokoh Semangat Nasionalisme Karyawan

1 Juni 2026
ADVERTISEMENT

Tags

ADV Advertorial Algafry Rahman Bangka Barat Bangka Belitung Bangka Selatan Bangka Tengah Bank Sumsel Babel Bawaslu Belitung BSB BUMN Bupati Bangka Tengah DPRD DPRD Babel Erzaldi Rosman Djohan Gubernur Babel Hidayat Arsani IUP Kapolda Babel Koba KPU Lingkungan MIND ID Mobil Sehat PT Timah Tbk Molen Nelayan Pangkalpinang Pangkalpinang Pemilu 2024 Pemkab Bangka Tengah Pemkot Pangkalpinang Pemprov Babel Pilkada 2024 Pj Gubernur Babel Polda Babel Politik Program CSR PT Timah Tbk PT Timah PT Timah Tbk Rina Tarol Safrizal Zakaria Ali Timah TINS UMKM
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Lingkungan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Makro
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Destinasi
    • Kuliner
    • Budaya
    • Humaniora
  • Olahraga
  • Lokal Newsroom
    • Pangkalpinang
    • Bangka Tengah
    • Bangka
    • Belitung
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
  • Newsroom
    • Newsroom
    • Kontak
    • Disclaimer
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved