MUNTOK, AksaraNewsroom.ID – Seorang pekerja tambang timah di perairan Pantai Penganak, Kabupaten Bangka Barat, Senin (18/8/2025) sore kemarin, dilaporkan hilang saat sedang bekerja.
Korban berinisial W (46), warga Bengkulu, disebut terakhir terlihat ketika beristirahat di atas ponton usai melakukan penyelaman.
Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian mandiri dengan menyisir ponton sekitar hingga malam hari, namun tidak berhasil menemukan keberadaannya.
Pencarian berlanjut keesokan harinya, namun tetap tanpa hasil. Akhirnya, peristiwa tersebut dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang.
Menindaklanjuti laporan, Kepala Kansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, menegaskan pentingnya laporan cepat dari masyarakat.
“Pelaporan kejadian ke kami ini agak terlambat,sehingga Probability of detection (POD) semakin kecil apabila pelaporannya terlambat, kami harap kepada seluruh masyarakat apabila mengetahui kejadian seperti ini agar segera melaporkan ke kami sehingga peluang ditemukannya korban semakin besar,” ujarnya.
Menindaklanjuti laporan, Kansar Pangkalpinang mengirimkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Operasi pencarian juga melibatkan USS Mentok, Polsek Jebus, Satpolairud Polres Bangka Barat, serta keluarga korban.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di perairan Pantai Penganak untuk menemukan korban. (*)





















