BANGKA, AksaraNewsroom.ID – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Pangkalpinang melakukan operasi pencarian terhadap seorang remaja yang dilaporkan hilang tenggelam di muara sungai Desa Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Senin sore.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Aksara Newsroom dari Basarnas Pangkalpinang, Korban diketahui bernama Isanudin (16).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, saat korban tengah bersantai sambil memancing bersama dua rekannya, Ibrahimovic (17) dan Refi (15), di atas perahu speed lidah yang sedang bersandar di dermaga nelayan muara Kurau.
Situasi yang awalnya tenang mendadak berubah ketika seekor monyet tiba-tiba melompat ke atas perahu. Terkejut, ketiga remaja tersebut secara refleks melompat ke sungai untuk menyelamatkan diri.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berpegangan pada badan perahu.
Namun, melihat kedua rekannya berenang menuju tepi sungai seberang, korban berusaha menyusul dengan berenang.
Diduga kelelahan dan kalah oleh arus sungai yang cukup deras, korban tidak mampu mencapai tepian dan akhirnya tenggelam.
Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh rekan korban, namun kondisi air yang sedang surut membuat tubuh korban terseret arus hingga menghilang dari pandangan.
Warga setempat yang menerima laporan dari rekan korban segera meneruskan informasi tersebut ke Kantor SAR Pangkalpinang.
Menindaklanjuti laporan itu, satu tim rescue diberangkatkan ke lokasi kejadian pada koordinat 2°19’47.5″S 106°14’08.1″E.
Setibanya di lokasi, Tim SAR langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga dan unsur terkait, kemudian melakukan pencarian dengan menerjunkan satu unit rubber boat untuk menyisir area sekitar muara sungai.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, membenarkan adanya operasi SAR tersebut.
“Kami telah menerjunkan tim rescue ke muara sungai Desa Kurau setelah menerima laporan adanya warga yang tenggelam. Fokus pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di permukaan air mengikuti arus surut laut yang mengarah keluar muara,” ujar Mikel.
Ia menambahkan, seluruh unsur SAR gabungan akan berupaya maksimal agar korban dapat segera ditemukan.
“Kami berharap kondisi cuaca mendukung dan upaya pencarian segera membuahkan hasil,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pemantauan dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. (***)





















