AksaraNewsroom.ID – Lionel Messi kembali membuktikan mengapa dirinya masih menjadi pembeda bagi Argentina. Ketika juara bertahan berada di ambang tersingkir dari Piala Dunia 2026, sang kapten tampil sebagai motor kebangkitan hingga Albiceleste membalikkan keadaan dan mengalahkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar.
Kemenangan itu tak hanya mengantarkan Argentina ke perempat final, tetapi juga menyelamatkan mereka dari nasib yang sehari sebelumnya dialami Portugal. Cristiano Ronaldo dan kolega harus mengakhiri perjalanan setelah kalah dari Spanyol, sementara Argentina berhasil lolos berkat comeback dramatis.
Situasi sempat terlihat mengkhawatirkan. Mesir tampil berani dan efektif dengan unggul dua gol lebih dahulu. Argentina bahkan kesulitan menembus rapatnya pertahanan lawan, sementara Messi gagal memanfaatkan peluang emas dari titik penalti pada babak pertama.
Namun, mental juara yang dimiliki Albiceleste kembali muncul di saat-saat krusial.
Cristian Romero membuka jalan kebangkitan lewat gol sundulan, sebelum Messi menyamakan kedudukan dan menghidupkan kembali harapan jutaan pendukung Argentina.
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Enzo Fernandez muncul sebagai pahlawan lewat gol kemenangan yang memastikan skor berakhir 3-2.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu comeback paling dramatis pada fase gugur Piala Dunia 2026. Selain menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia, Argentina juga mempertahankan ambisi Messi dalam perburuan gelar pencetak gol terbanyak.
Tambahan satu gol membuat Messi tetap berada di papan atas daftar top skor. Dengan Argentina masih melaju ke perempat final, peluang pemain berusia 39 tahun itu menambah koleksi gol masih terbuka lebar.
Berbeda dengan Messi, Cristiano Ronaldo dipastikan tidak lagi bisa menambah pundi-pundi gol setelah Portugal tersingkir. Berakhirnya langkah Portugal sekaligus menutup peluang Ronaldo bersaing dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.***
















