AksaraNewsroom.ID – Bank Sumsel Babel memperkuat dukungan terhadap pengembangan komoditas unggulan daerah melalui program hilirisasi kopi dan olahan serat nanas. Langkah tersebut diwujudkan melalui pembukaan 150 rekening tabungan sekaligus pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pelaku usaha dan kelompok tani.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Sumsel Babel dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meningkatkan kapasitas usahanya.
Melalui Bimtek, para petani dan pelaku usaha mendapatkan pengetahuan mengenai pengolahan hasil komoditas lokal menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.
Pendampingan tersebut mencakup pemahaman terkait proses pengolahan, standar kualitas, hingga strategi pemasaran. Dengan pengetahuan tersebut, pelaku usaha diharapkan tidak hanya menjual komoditas dalam bentuk bahan mentah, tetapi mampu mengembangkan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
“Dari potensi daerah, tumbuh menjadi peluang ekonomi yang nyata,” demikian pesan yang disampaikan di akun Instagram resmi Bank Sumsel Babel.
Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem usaha daerah dengan mempertemukan aspek produksi, pengolahan, pembiayaan, hingga pemasaran.
Bagi kelompok tani dan pelaku UMKM, hilirisasi dinilai dapat membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan pendapatan apabila didukung dengan kualitas produk dan strategi pemasaran yang tepat.
Bank Sumsel Babel menyatakan dukungan terhadap pelaku usaha akan terus diarahkan pada penguatan inklusi keuangan dan pengembangan UMKM agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.
Bank Sumsel Babel berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia dan merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).***



















