https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/ https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/ https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/
ADVERTISEMENT

Pulau Kelasa dan Bayang-Bayang Nuklir: Solusi Energi Masa Depan atau Ancaman Lingkungan?

Redaksi Aksara by Redaksi Aksara
22 Oktober 2025
0 0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BANGKA, AksaraNewsroom.ID – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bangka Belitung kembali menuai perdebatan. Proyek yang digagas PT Thorcon Power Indonesia ini dinilai belum memiliki kejelasan dasar akademik dan regulasi yang matang, meski sudah mendapatkan persetujuan evaluasi tapak dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).

Pembangunan PLTN rencananya akan dilakukan di Pulau Kelasa, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah.

Thorcon mengklaim proyek ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan target energi bersih nasional dengan sumber energi primer baru pada tahun 2045 serta mendukung target emisi nol bersih (net zero emission) tahun 2060.

Namun, sejumlah kalangan akademisi dan pemerhati lingkungan menilai rencana tersebut masih menyisakan banyak tanda tanya. Kajian akademik yang seharusnya menjadi landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis sebelum proyek dijalankan dinilai belum tersedia secara terbuka dan transparan.

“Bagaimana mungkin proyek strategis nasional dijalankan tanpa naskah akademik yang jelas? Ini justru menunjukkan ketergesaan dan lemahnya transparansi,” ujar Kader HMI Babel Raya, Abim Sudarma, dalam keterangan tertulis diterima Aksara Newsroom.

  • Baca Juga: Progres Tapak PLTN di Pulau Gelasa, Pahlevi Sebut Selain Wilayah Konservasi: Sedari Awal Tidak Setuju

Ia tidak menampik bahwa secara teori, energi nuklir memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya efisiensi tinggi, emisi karbon rendah, daya listrik besar, serta potensi pemanfaatan di bidang medis, pertanian, dan industri material.

Namun di sisi lain, risiko PLTN juga besar. Ancaman kebocoran limbah, paparan radiasi, kerusakan ekosistem, hingga potensi bencana nuklir masih menjadi kekhawatiran utama. Pengalaman buruk di Chernobyl dan Fukushima masih menjadi trauma global yang sulit dihapus.

“Pemerintah dan perusahaan perlu memastikan kesiapan dari sisi keselamatan, lingkungan, dan sosial. Sosialisasi kepada masyarakat juga harus seimbang, bukan hanya menonjolkan manfaatnya,” kata dia.

Kritik terhadap Regulasi dan Transparansi

Sejumlah pihak juga menyoroti dasar hukum pembangunan PLTN yang dinilai belum memadai. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran disebut sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini karena belum mengatur kerja sama internasional serta mekanisme partisipasi publik.

Selain itu, lanjut Abim, minimnya keterbukaan informasi publik dalam proses kajian juga dianggap bertentangan dengan prinsip demokrasi dan supremasi hukum sebagaimana termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2040.

Kritik ini dinilainya sejalan dengan pandangan sejumlah pengamat yang menilai proyek PLTN seharusnya tidak dijalankan semata-mata untuk mengejar status “negara maju”, melainkan harus berangkat dari konsep pembangunan berkelanjutan yang adil, aman, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

  • Baca Juga: Penolakan PLTN Menguat, Warga Batu Beriga dan Walhi Suarakan Perlawanan dari Pulau Kelasa

Tuntutan Kajian Akademik dan Partisipasi Publik

Pihaknya menegaskan bahwa proyek sebesar PLTN harus diawali dengan naskah akademik yang terbuka dan partisipatif. Dokumen tersebut penting untuk menjelaskan landasan ilmiah, sosial, hukum, dan risiko pembangunan PLTN secara menyeluruh.

Tanpa itu, realisasi proyek dikhawatirkan hanya menjadi “ambisi kosong” yang berpotensi menimbulkan konflik sosial dan kerusakan lingkungan di kemudian hari.

“Pemerintah perlu memastikan seluruh kajian diselesaikan dan dipublikasikan kepada masyarakat sebelum tahap konstruksi dilakukan. Prinsip kehati-hatian adalah kunci,” kata Abim.

Refleksi: Antara Kemajuan dan Kemanusiaan

Sejumlah pengamat mengingatkan agar ambisi pembangunan tidak mengabaikan nilai etis dan kemanusiaan. Sebagaimana disampaikan filsuf Albert Schweitzer, “Krisis dunia berasal dari kemanusiaan yang kehilangan gagasan etis tentang peradaban.”

Jika tidak dikelola secara bijak, proyek PLTN justru bisa menjadi simbol kemajuan yang kehilangan nilai moral dan sosial.

Dengan berbagai pro dan kontra yang ada, wacana pembangunan PLTN di Bangka Belitung kini berada di persimpangan: apakah menjadi langkah maju menuju kemandirian energi, atau justru membuka babak baru ancaman terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat. (***)

  • Baca Juga: Energi Nuklir Bukanlah Solusi, Ini Beberapa Alasannya
Tags: BangkaBangka BelitungBangka TengahBAPETENHMILingkunganNuklirPLTNPulau KelasaReaktor Nuklir
ShareTweetSend

Related Posts

Tak Hanya Sembako, 70 Paket Bantuan Noni Hidayat Menyasar Kebutuhan Rumah Tangga

Tak Hanya Sembako, 70 Paket Bantuan Noni Hidayat Menyasar Kebutuhan Rumah Tangga

by Redaksi Aksara
16 Oktober 2026
0

Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Siapkan 70 Paket Bantuan untuk Korban Kebakaran Serdang, Alat Rumah Tangga Jadi Prioritas PANGKALPINANG...

Bukan Hanya Kebutuhan Pengungsi, PT TIMAH Bantu Anak-anak Serdang Kembali Bersekolah

Bukan Hanya Kebutuhan Pengungsi, PT TIMAH Bantu Anak-anak Serdang Kembali Bersekolah

by Redaksi Aksara
16 Oktober 2026
0

Upaya pemulihan warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan, terus dilakukan. PT TIMAH (Persero) Tbk...

PT TIMAH Gelontorkan Rp400 Juta untuk Pembangunan Masjid Al Ikhlas di Belitung

PT TIMAH Gelontorkan Rp400 Juta untuk Pembangunan Masjid Al Ikhlas di Belitung

by Redaksi Aksara
16 Oktober 2026
0

BELITUNG -- Untuk mendukung kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat, PT TIMAH (Persero) Tbk memberikan bantuan untuk pembangunan Masjid Al Ikhlas...

Load More
Next Post
Waduh! Rp1,2 Miliar Uang Daerah Diduga Menguap di Proyek Kawasan Wisata Benteng Toboali

Waduh! Rp1,2 Miliar Uang Daerah Diduga Menguap di Proyek Kawasan Wisata Benteng Toboali

Kasus Pupuk Subsidi 24 Ton, Dua Tersangka dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejari Koba

Kasus Pupuk Subsidi 24 Ton, Dua Tersangka dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejari Koba

Pastikan Ketersediaan dan Harga Beras Aman, Satgas Pangan Polda Babel dan Bapanas RI Lakukan Pemantauan di Distributor

Pastikan Ketersediaan dan Harga Beras Aman, Satgas Pangan Polda Babel dan Bapanas RI Lakukan Pemantauan di Distributor

Pemprov Babel Surati BI Soal Kisruh Duit Mengendap Rp 2,1 Triliun

Pemprov Babel Surati BI Soal Kisruh Duit Mengendap Rp 2,1 Triliun

Tak Ingin Bertele-tele, PT Timah Tbk Percepat Sistem Pembayaran Mitra Tambang

Tak Ingin Bertele-tele, PT Timah Tbk Percepat Sistem Pembayaran Mitra Tambang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

  • 5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respon Gugatan PTUN! DL Wagub Babel Telah Habiskan Rp217 Juta dalam 3 bulan, Gubernur Hidayat Ternyata Segini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

23 April 2024
Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

4 Februari 2025
Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

18 Juni 2025
Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

20 Juni 2023
Ironi Proyek Ketahanan Pangan di Batu Betumpang, Petani Keluhkan Air Asin hingga Pintu Air Bocor

Ironi Proyek Ketahanan Pangan di Batu Betumpang, Petani Keluhkan Air Asin hingga Pintu Air Bocor

8
Prihatin Kondisi Dermaga Nelayan, Ketua Demokrat Babel Buka Opsi Pakai Dana Pribadi Jika Pemerintah Abai

Prihatin Kondisi Dermaga Nelayan, Ketua Demokrat Babel Buka Opsi Pakai Dana Pribadi Jika Pemerintah Abai

5
Jalan Puluhan Miliar di Basel Retak, BPJN Babel: Kalau Rusak Lagi Artinya Ada yang Salah

Jalan Puluhan Miliar di Basel Retak, BPJN Babel: Kalau Rusak Lagi Artinya Ada yang Salah

3
Skandal Ekspor Logam Tanah Jarang di Bangka Belitung Terbongkar, Kepala Bea Cukai Pangkalpinang Ikut Dijerat

Di Balik Skandal Ekspor Logam Tanah Jarang, Adakah Aktor Lain selain Oknum Pejabat Bea Cukai dan Sucofindo?

3
Tak Hanya Sembako, 70 Paket Bantuan Noni Hidayat Menyasar Kebutuhan Rumah Tangga

Tak Hanya Sembako, 70 Paket Bantuan Noni Hidayat Menyasar Kebutuhan Rumah Tangga

16 Oktober 2026
Bukan Hanya Kebutuhan Pengungsi, PT TIMAH Bantu Anak-anak Serdang Kembali Bersekolah

Bukan Hanya Kebutuhan Pengungsi, PT TIMAH Bantu Anak-anak Serdang Kembali Bersekolah

16 Oktober 2026
PT TIMAH Gelontorkan Rp400 Juta untuk Pembangunan Masjid Al Ikhlas di Belitung

PT TIMAH Gelontorkan Rp400 Juta untuk Pembangunan Masjid Al Ikhlas di Belitung

16 Oktober 2026
Jalan Jeriji-Bikang Retak Lagi lalu Ditambal Lagi, Berapa Anggaran Negara untuk Perbaikannya?

Jalan Jeriji-Bikang Retak Lagi lalu Ditambal Lagi, Berapa Anggaran Negara untuk Perbaikannya?

14 Oktober 2026
ADVERTISEMENT

Tags

ADV Advertorial Algafry Rahman Bangka Barat Bangka Belitung Bangka Selatan Bangka Tengah Bank Sumsel Babel Bawaslu Belitung Beltim BSB BUMN Bupati Bangka Tengah DPRD DPRD Babel Erzaldi Rosman Djohan Gubernur Babel Hidayat Arsani IUP Kapolda Babel KPU Lingkungan MIND ID Molen Nelayan Pangkalpinang Pangkalpinang Pemilu 2024 Pemkab Bangka Tengah Pemkot Pangkalpinang Pemprov Babel Pilkada 2024 Pj Gubernur Babel Polda Babel Politik Program CSR PT Timah Tbk PT Timah PT Timah Tbk Rina Tarol Safrizal Zakaria Ali Sawit Timah TINS UMKM
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Lingkungan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Makro
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Destinasi
    • Kuliner
    • Budaya
    • Humaniora
  • Olahraga
  • Lokal Newsroom
    • Pangkalpinang
    • Bangka Tengah
    • Bangka
    • Belitung
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
  • Newsroom
    • Newsroom
    • Kontak
    • Disclaimer
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved