PANGAKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – Langkah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membuka lelang jabatan eselon II mendapat respon positif dari kalangan legislatif. Aggota Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Muhtar Motong menilai kebijakan ini sebagai momentum penyegaran birokrasi untuk mendorong inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga berharap, proses lelang jabatan tersebut mampu membawa perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan daerah.
”Mudah-mudahan dengan mutasi itu, perubahan dan pembaharuan itu benar-benar bisa memberikan harapan yang baik. Bukan hanya untuk melayani masyarakat tapi juga berkontribusi untuk masyarakat bergairah baik dalam hal pelayanan maupun dalam hal (membuka-red) ruang lapangan pekerjaan termasuk juga (mengejar-red) sumber pendapatan asli daerah,” katanya, Sabtu (07/02/2026).
Tak hanya itu, Muhtar juga berharap, pejabat yang nantinya terpilih mampu menghadirkan inovasi pembangunan yang selaras dengan semangat RPJMD, sebagai pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani.
”Kita berharap hasil mutasi ini mampu melahirkan aparatur eselon II kepala dinas dan kepala biro yang bisa membantu Pak Gubernur untuk lebih maksimal dalam menjalankan roda Pemerintahan di Provinsi Bangka Belitung,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) kembali menggelar seleksi terbuka (Selter) untuk mengisi delapan jabatan tinggi pratama (JPT) atau eselon II yang saat ini masih kosong. Langkah ini dilakukan guna memperkuat struktur organisasi dan mempercepat kinerja pemerintahan.
Delapan jabatan yang dilelang yakni Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Kepala Biro Organisasi, Inspektur, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Catatan Sipil dan KB (DP3ACSKB).
Kepala BKPSDMD Provinsi Bangka Belitung, Darlan mengatakan, saat ini seleksi terbuka masih berada pada tahap pengumuman yang berlangsung sejak 4 hingga 18 Februari 2026.
”Nanti dilanjutkan 19 – 20 Februari seleksi administrasi, lalu pada 24 Februari akan diumumkan hasil seleksi administrasinya,” kata Darlan, Jumat (06/02/2026).
Ia menjelaskan, setelah pengumuman hasil administrasi, tahapan berikutnya adalah penulisan makalah pada 25 Februari dan dilanjutkan assessment test mulai 26 Februari hingga 3 Maret 2026.
”Rencananya kita menggunakan assessment center BKPSDMD Jawa Timur, karena sudah terakreditasi A. Lalu 4 – 6 Maret yakni penelusuran rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas termasuk menampung jika ada keluhan atau komplain masyarakat,” katanya.
Selanjutnya, pada 9 hingga 12 Maret akan dilaksanakan wawancara akhir bersama panitia seleksi, sementara pengumuman tiga besar dijadwalkan pada 16 Maret 2026.
”Setelah diumumkan tiga besar, Gubernur yang akan menetapkan atau menentukan satu orang terpilih. Seleksi ini dilakukan secara transparan, adil, objektif, jujur, dan tidak berpihak,” katanya.
Darlan menambahkan, seleksi terbuka ini dapat diikuti peserta dari kabupaten/kota, provinsi lain hingga kementerian, sehingga diharapkan mampu menghasilkan pejabat terbaik untuk Bangka Belitung.
”Kalau sudah definitif, tentu dalam mengambil keputusan dan koordinasi akan lebih mudah dan secara legalitas memiliki tanggung jawab penuh,” katanya.****





















