Menyambut peringatan Hari Tani Nasional, Bank Sumsel Babel menggelar ruang diskusi interaktif dan sesi berbagi pengalaman bagi pelaku usaha pertanian serta generasi muda. Langkah ini diambil guna mendorong transformasi sektor pertanian di daerah agar menjadi lebih maju, modern, dan sejahtera.
Mengusung tema “Petani Milenial Naik Kelas, Saatnya Jadi Sultan Muda!”, kegiatan tersebut mempertemukan para peserta secara langsung dengan para ahli agribisnis. Berbagai materi strategis yang menjadi kebutuhan utama pelaku usaha tani dikupas tuntas, mulai dari akses pembiayaan dan permodalan, strategi pengembangan bisnis, hingga perluasan jaringan kemitraan pasar.
Manajemen Bank Sumsel Babel menegaskan bahwa paradigma sektor pertanian saat ini telah bergeser. Bertani di era modern tidak lagi sebatas mengolah lahan, melainkan sangat bergantung pada inovasi, pemanfaatan peluang pasar, serta keberanian untuk mentransformasi skala usaha.
“Menjadi petani masa kini bukan hanya tentang bertani, tetapi juga tentang inovasi, peluang, dan keberanian untuk naik kelas,” tulis manajemen Bank Sumsel Babel dalam keterangan resminya.
Melalui program ini, Bank Sumsel Babel mengusung visi besar untuk mencetak 100.000 “Sultan Muda” di wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung. Program ini ditujukan untuk melahirkan generasi petani muda yang mandiri secara finansial, berdaya saing tinggi, dan sejahtera.
Inisiatif ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memperkuat ketahanan pangan regional sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi generasi muda di daerah operasional perusahaan.




















