Bank Sumsel Babel terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Bangka Belitung. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penyediaan sarana pembayaran digital QRIS BSB bagi para pelaku usaha lokal, salah satunya Ketam Isi Adena yang berbasis di Pulau Belitung.
Langkah digitalisasi ini diharapkan tidak hanya mempermudah proses transaksi, tetapi juga mampu memperluas jangkauan pasar produk unggulan daerah.
Ketam Isi Adena dikenal sebagai salah satu UMKM yang konsisten mengolah potensi laut khas Belitung menjadi aneka produk kuliner berkualitas, seperti abon ketam, risoles ketam, serta kreasi olahan ikan dan cumi. Kehadiran fasilitas pembayaran digital dari Bank Sumsel Babel pun dinilai memberi nilai tambah bagi kenyamanan pelanggan.
Pemilik Ketam Isi Adena, Wiwit Suwartini, mengungkapkan bahwa integrasi QRIS BSB membawa dampak positif yang signifikan terhadap kelancaran operasional usahanya.
“QRIS BSB sangat membantu memudahkan pelanggan kami bertransaksi. Terima kasih kepada Bank Sumsel Babel atas perhatian, dukungan, dan kesempatan yang diberikan kepada kami selaku UMKM. Semoga BSB terus konsisten mendukung UMKM lokal agar semakin maju dan produk daerah dapat dikenal lebih luas,” ujar Wiwit pada keterangannya di akun resmi Bank Sumsel Babel, Rabu (7/10/2026).
Implementasi QRIS BSB memberikan sejumlah keunggulan operasional bagi para pelaku UMKM, di antaranya:
Efisiensi Transaksi: Mempercepat proses pembayaran tanpa perlu menyediakan uang kembalian.
Pencatatan Keuangan Otomatis: Setiap transaksi terekam secara sistematis untuk memudahkan pengelolaan arus kas.
Peningkatan Citra Usaha: Tampilan pelayanan menjadi lebih modern dan adaptif terhadap tren pembayaran nontunai.
Keamanan Finansial: Minim dari risiko kehilangan atau kesalahan penanganan uang tunai.
Manajemen Bank Sumsel Babel menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan bentuk kemitraan jangka panjang untuk menggerakkan perekonomian daerah. Kehadiran layanan digital ini diharapkan dapat membuka akses yang setara bagi seluruh pelaku usaha di Bangka Belitung agar mampu bersaing di tingkat lokal, regional, hingga nasional. (*)


















