PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID — Meski kondisi ekonomi Pangkalpinang sedang lesu, semangat berbagi tidak surut. Hal ini terlihat dalam Safari Ramadan yang digelar di Masjid Al Ulya, Opas Indah, Selasa (25/3/2025) malam.
Dalam kegiatan yang dihadiri Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setdako Pangkalpinang, Juhaini, sebanyak 50 warga dhuafa tetap menerima santunan dengan total Rp16 juta lebih.

Ketua DKM Al Ulya, Mahmudin, mengakui bahwa jumlah santunan tahun ini tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Namun, bagi penerima manfaat, bantuan ini tetap berarti.
“Anak yatim-piatu, lansia, janda tua, maupun yang disabilitas ini mereka pantas untuk menerima santunan ini. Memang tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya, karena faktor ekonomi kita di Pangkalpinang memang sedang tidak bagus, sedang menurun,” ujarnya dengan nada penuh harap.
Juhaini, yang hadir mewakili Pj Wali Kota Pangkalpinang, mengapresiasi upaya DKM Al Ulya yang tetap berkomitmen menjalankan program sosial ini di tengah keterbatasan.
“Seperti yang disampaikan Pak Ketua DKM tadi, ekonomi Pangkalpinang memang sedang lesu. Tapi kita bersyukur, meski dalam keterbatasan, kegiatan berbagi seperti ini tetap bisa berjalan,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar nominal bantuan, menurut Juhaini, kegiatan ini mencerminkan ketulusan dan semangat gotong royong masyarakat dalam menghadapi masa sulit.
Ia pun berharap, kegiatan serupa bisa terus digalakkan, tidak hanya saat bulan Ramadan, tetapi juga di waktu-waktu lainnya.
“Kegiatan seperti ini kami harapkan ke depan semakin digalakkan, tidak hanya di momen Ramadan saja,” tutur Juhaini.
“Kami mengharapkan agar kebaikan dan solidaritas bisa terus tumbuh, kondisi ekonomi Pangkalpinang semoga segera membaik,” tandasnya. (ADV/*)






















