PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID -Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Siagian meninjau langsung proses produksi dan distribusi program penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah yang dijalankan oleh Polda Babel melalui SPPG (Sentra Produksi Pangan Gizi), Selasa (11/11/2025).
Dalam kunjungan itu, Kapolda memastikan bahwa makanan bergizi yang diproduksi benar-benar sampai ke tangan para siswa dengan kualitas yang baik dan aman dikonsumsi.
“Kita mengecek SPPG yang dijalankan oleh Polda dalam pemenuhan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah. Tadi kita baru lihat proses produksinya, dan saya pikir hasilnya cukup baik,” ujar Kapolda Viktor di SD Muhammadiyah Pangkalpinang.
“Kami juga memastikan bagaimana pendistribusian dan konsumsi bagi anak-anak. Tadi bersama Ibu Firda kita lihat sendiri, anak-anak menikmati makanannya dengan senang. Mudah-mudahan ini memberi manfaat, membantu mereka tumbuh lebih sehat dan cerdas, menjadi generasi yang baik ke depan,” katanya.
Kapolda juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap standar keamanan pangan bagi anak-anak, terutama bagi siswa yang memiliki alergi terhadap bahan tertentu. Namun, oleh pihaknya sudah melakukan pendataan antisipasi terhadap hal tersebut.
“Ada anak yang alergi telur, kacang, dan lainnya. Jadi makanannya dibuat khusus. Dari Dokes Polda juga ikut memastikan keamanan makanannya, mulai dari pengecekan bahan hingga sebelum dikonsumsi anak-anak sekolah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolda Viktor mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tujuh SPPG yang akan kelola langsung oleh pihaknya dan akan beroperasi di wilayah Bangka Belitung.
“Polda sudah merancang tujuh SPPG. Satu sudah beroperasi, dua lagi akan segera menyusul. Ini akan terus kita kembangkan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Firda Ratna Sari yang turut mendampingi kunjungan Kapolda mengapresiasi program ini karena sangat membantu pihak sekolah dan para orang tua murid.
“Program ini sangat membantu, terutama bagi orang tua yang pagi-pagi biasanya repot menyiapkan sarapan anak. Sekarang jadi lebih ringan,” ujarnya.
“Alhamdulillah sejauh ini makanan dari Polda aman dan tidak ada keluhan. Kami juga sudah mengirimkan data anak-anak yang memiliki alergi sejak awal, sehingga sudah disiapkan makanan pengganti khusus bagi mereka,” tambah Firda. (hjk/dd)




















