AksaraNewsroom.ID – Berawal dari usaha kuliner yang menyajikan kebab dan burger, Farhan Kebab terus mengembangkan bisnisnya. Perkembangan tersebut semakin terlihat setelah usaha ini bergabung dalam program pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bank Sumsel Babel.
Program pembinaan tersebut memberikan sejumlah perubahan bagi Farhan Kebab, mulai dari kemudahan transaksi hingga peluang memperluas jangkauan pemasaran.
Salah satu fasilitas yang dimanfaatkan adalah QRIS Bank Sumsel Babel. Kehadiran pembayaran digital membuat pelanggan lebih mudah melakukan transaksi tanpa harus menggunakan uang tunai.
Bagi pemilik usaha, penggunaan QRIS juga membantu pencatatan dan pemantauan transaksi secara lebih tertib.
Selain fasilitas pembayaran, Farhan Kebab mendapat kesempatan mengikuti kegiatan promosi yang digelar Bank Sumsel Babel. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.
Dukungan tersebut turut memberikan dampak terhadap perkembangan penjualan Farhan Kebab yang mulai mengalami peningkatan.
“Satu bulan mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi UMKM, dukungan yang tepat bisa menjadi langkah besar untuk berkembang,” demikian pesan yang disampaikan pada akun resmi Instagram Bank Sumsel Babel.
Pembinaan UMKM Bank Sumsel Babel tidak hanya diarahkan pada penggunaan fasilitas transaksi digital. Program tersebut juga mencakup kegiatan pelatihan, promosi, serta akses informasi yang dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis.
Bagi Bank Sumsel Babel, penguatan UMKM menjadi salah satu bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Pelaku usaha tidak hanya didorong untuk meningkatkan transaksi, tetapi juga membangun pengelolaan bisnis yang lebih tertata dan profesional.
Berizin dan Diawasi Otoritas
Bank Sumsel Babel merupakan bank yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia. Bank Sumsel Babel juga merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Melalui pendampingan dan berbagai fasilitas tersebut, Farhan Kebab menjadi salah satu contoh usaha lokal yang terus berupaya mengembangkan bisnis di tengah perubahan pola transaksi dan persaingan pasar.
Bagi pelaku UMKM, dukungan terhadap akses pembayaran digital, promosi, dan pembinaan usaha menjadi bagian penting untuk memperluas pasar serta meningkatkan daya saing.

















