PANGKALPINANG, www.aksaranewsroom.id – Kinerja PLN IUW Bangka Belitung kembali menjadi sorotan. Sebab, perusahaan listrik milik negara yang beroperasi di Bangka Belitung ini lagi-lagi terjadi pemadaman bergilir. Tak ayal, akun-akun medsos PLN Wilayah Babel dihujani kritik para netizen melampiaskan keluhannya.
Dalam kurun waktu pada tahun 2023, pemadaman bergilir ini adalah kali kedua setelah sebelumnya terjadi pada Maret 2023 lalu. Gangguan tersebut disebabkan ambruknya tower transmisi di Tanjung Api-api.
Penyebab kali ini juga dikabarkan akibat gangguan jaringan transmisi di Sumatera Selatan yang berdampak terputusnya suplai listrik dari Sumatera ke Bangka. Lagi-lagi, opsi manajemen beban dengan pemadaman bergilir dilakukan guna mengatasi defisit daya tersebut.
Sejumlah netizen pun mempertanyakan kinerja PLN Bangka soal pemeliharaan atau proses perawatan jaringan transmisi di Sumatera Selatan tersebut.
“Mati lampu akibat putus jalur di kenten-tj api api. Jangan bilang tiang sementara yang romadon kemarin roboh lagi. Sudah tau tiang sementara kenapa tidak pake tiang permanen. Dananya kemana?,” tanya akun Facebook @Wahyu Agung Budi Gurita.
Hal yang sama juga dipertanyakan oleh akun @Ihsan Albani. Ia menyesalkan gangguan itu terjadi lantaran pada jaringan transmisi yang merupakan penyebab sebelumnya.
“Lah putus ulik interkoneksi kenten – Tg Api-api. Alamat bakal lama ne.
ikak ni PLN. Penyakit sama dengan bulan puasa kemarin,” tulis akun @Ihsan Albani.
“Rutin banget ada perubahan. Harusnya di rawat lah. Jgn ampe rusak,” ujar akun @YV Radita Virdi.
“Perasaan kok sering sekali ya gangguan, yang kemarin gangguan juga sudah pernah sampai hari berturut-turut di perbaiki. Sekarang gangguan lagi dan di perbaiki lagi. Mohon lah bapak/ibu di cek benar-benar. Jangan buat masyarakat jadi gaduh gara² Pln, di Bangka ini sering sekali gangguannya,” tulis akun @Hani Gita Rafika.
“Erick Thohir Presiden Joko Widodo coba pak di cek kenapa di Bangka kok listriknya sering gangguan. Percuma di perbaiki dalam kurun waktu beberapa bulan sudah rusak lagi,” lanjut @Hani Gita Rafika.
Tidak hanya khawatir peralatan elektronik hingga terganggunya para pelaku UMKM, netizen lainnya juga mengeluhkan perihal jadwal pemadam listrik yang tidak menentu atau kerap di waktu warga akan beribadah
“Luar biasa PLN hari ini, listrik padam 3x sehari. Beda 30 menit 2x. Coba kalau ada rencana pemadaman ada pemberitahuan terlebih dahulu,” ujar akun Facebook @William Tedja.
“Pelayanan publik yang paling buruk PLN Wilayah Bangka Belitung listrik sering mati. Erick Thohir,” tulis akun Facebook @Mery Yadi.
Namun sayangnya, pihak Humas PLN IUW Babel, Ardi, ketika dikonfirmasi Aksara Newsroom tak merespon meski berulang kali dilakukan upaya konfirmasi. Padahal, upaya konfirmasi itu untuk menjawab keluhan masyarakat atas upaya yang telah dilakukan hingga perlunya program hemat energi saat beban puncak. (hjk/dd)





















