PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – Sebuah obrolan dalam grup WhatsApp yang ditenggarai menunjukkan perseteruan antara anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Rina Tarol dengan Elvi Diana, kini mencuat ke publik dan ramai menjadi pemberitaan oleh media massa.
Buntut keduanya saling sindir itupun diduga pasca membahas isu praktik timah ilegal dan aktor yang terlibat.
Saat dikonfirmasi Aksara Newsroom, Elvi Diana, sayangnya belum memberikan tanggapannya atas kebenaran obrolan yang kini diduga bocor ke publik itu maupun siapa aktor pejabat yang terlibat ilegal mining tersebut.
Sementara itu Rina Tarol tidak membantah soal dugaan adanya perseteruan tersebut. Ia antas meminta agar baiknya siapa aktor pejabat yang berada dibaliknya atau terlibat untuk dibuka oleh koleganya itu ke publik agar segera ditindak.
Namun ketidakjelasan siapa yang disebut-sebut oleh koleganya itu, ujar Rina, dirasa kurang tepat disampaikan dalam grup WhatsApp, apalagi tanpa bukti. Menurut dia, jika Diana memiliki bukti aktor yang terlibat ilegal mining, alangkah baiknya alias disampaikan ke publik atau forum resmi.
“Tolong minta dia buka siapa pejabat anggota dewan itu, oligarki yang main ilegal. Jangan asal bunyi tidak ada bukti,” ujarnya menanggapi obrolan pesan grup WhatsApp yang kini mencuat ke publik itu, Selasa (28/1/2025).
Tak dipungkiri bahwa praktik culas atau persoalan maraknya penyeludupan timah secara ilegal ini, ujar Rina, jauh hari atau berulang kali dikritisi olehnya. Belakangan, ia juga melemparkan kritik terhadap maraknya aksi penyeludupan timah ilegal.
Seperti diberitakan pada 18 Januari 2025, Rina mengaku prihatin atas masih masifnya terjadi di tengah upaya ‘bersih-bersih’ hingga perbaikan tata kelola timah.
“Harusnya ini menjadi atensi semua pihak agar penyelundupan timah ini stop, harus dikelola dengan baik, sehingga bermanfaat untuk masyarakat Bangka Belitung. Inikan tidak, seolah-olah tutup mata semuanya, padahal lihat sendiri,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/1/2025).
Dia lantas mendorong penegakan hukum ditegakkan seadil-adilnya dan diselesaikan secara tuntas.
“Tidak ada lagi yang bermain-main biar masyarakat semakin tidak dirugikan dengan keadaan ekonomi saat ini yang sangat-sangat tidak baik-baik saja,” kata Rina.
Adapun sejauh ini belum diketahui pasti siapa yang diduga sengaja menyebarkan percakapan dalam grup WhatsApp Anggota DPRD Babel itu. (hjk/dd)





















