https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
https://aksaranewsroom.id/ https://aksaranewsroom.id/ https://aksaranewsroom.id/
ADVERTISEMENT

Petani Menjerit! Rina Tarol Endus Indikasi Pembiaran Perambahan Kawasan Cadangan Air Bikang-Jeriji Ditanami Sawit

Redaksi Aksara by Redaksi Aksara
26 April 2025
0 0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.Id —
Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Rina Tarol, mengendus dugaan pembiaran beralihnya daerah aliran sungai maupun kawasan cadangan air hingga area gambut kini menjadi hamparan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Bangka Selatan, tepatnya diantara perbatasan Desa Jeriji-Bikang hingga Trans Rias.

Apalagi keluhan warga petani bukan baru pertama dan bahkan berulang diterimanya, melainkan sejak lama mereka menyuarakan penolakan atas pembukaan perkebunan kelapa sawit yang dikhawatirkan akan berdampak pada Bendungan Mentukul.

Namun anehnya, Rina menyesalinya, alih-alih sumber pengairan air ke sawah tetap terjamin hingga keberlangsungan penyangga kehidupan, justru terkesan tidak ada tindakan serius untuk menindaklanjuti keresahan para petani oleh Bupati Bangka Selatan, hingga akhirnya warga mendatangi DPRD Basel.

“Kita melihat realita petani kita sedang berusaha mempertahankan sumber penghidupan mereka sejak lama, namun kini mereka sedang dihadapi kegelisahan dan berjuang mencari keadilan atas keberpihakan pemimpinnya. Ini miris sekali. Apakah kita dipaksa untuk tutup mata,” kata Rina Tarol, dikonfirmasi Aksara Newsroom, Sabtu (26/4/2025).

  • Baca Juga: Dibalik Gemerlap Bianglala, Petani Rias Dibayangi Kegelisahan Beralihnya Hulu Sungai ke Perkebunan Sawit

Rina pun mengingatkan banyak pihak bahwa tak boleh abai terhadap pengelolaan lingkungan hidup, apalagi dampak terhadap bendungan dan jutaan sawah di Rias, yang berkaitan langsung dengan penghidupan ribuan masyarakat.

Selain menyoroti legalitas perkebunan kelapa sawit itu, ia bahkan mewanti-wanti akan dampak atau ancaman utama bagi lahan gambut atau DAS sungai yang kini digarap perkebunan sawit lantaran dikhawatirkan menyebabkan degradasi parah dikemudian hari.

  • Baca Juga: Penopang Air Bendungan Ditanami Sawit, Petani Padi Desa Rias Minta Perhatian Presiden, DPRD Babel Desak Tim Satgas Bertindak!

Menurutnya, Pemkab Basel semestinya menjamin hingga penyelamatan rawa atau lahan gambut di perbatasan Jeriji, Bikang dan Rias, yang selama ini peruntukan utamanya merupakan kawasan cadangan air untuk bendungan di lumbung pangan di Desa Rias.

“Bukan lagi perlu ditelusur, dan siapa yang harus bertanggungjawab. Sudah selayaknya pihak berwajib menindaklanjuti serius masalah ini,” kata dia.

“Selain itu pernyataan Kepala BPN Bangka Selatan bahwa BPN juga belum pernah mengeluarkan SHGU di lahan tersebut,” ujar Rina.

Sebelumnya dikonfirmasi Aksara Newsroom, Plt Kadis PUPR Bangka Selatan, Elfan tak menampik bahwa kawasan yang dimaksud pada titik koordinat merupakan kawasan tanaman pangan.

“Kalau berdasarkan RTRW kami merupakan kawasan tanaman pangan tapi sebagai cadangan, karena memang tidak masuk LP2B,” ujarnya.

Disinggung apakah PUPR Basel pernah mengeluarkan semacam izin, rekom dan kajian teknis untuk perkebunan sawit di areal tersebut, ia pun menjawabnya tidak. “Dari rekan-rekan Tata Ruang tidak ada”.

Informasi lainnya terkuak dalam RDP di DPRD Bangka Selatan pada 22 April 2025, dikutip dari EraNews, Ketua DPRD Basel Erwin Asmadi dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menampung aspirasi masyarakat terkait keresahan atas keberadaan perkebunan sawit di DAS Mentukul, Bikang dan Jeriji.

Fakta lainnya, Dinas PTSP Kabupaten Bangka Selatan juga menyatakan tidak pernah mengeluarkan izin perkebunan sawit di lokasi tersebut.

“Artinya, pembukaan lahan untuk kebun sawit ini tidak diketahui pemiliknya. Pihak perizinan sendiri tidak tahu siapa pemiliknya,” katanya dikutip Aksara Newsroom.

Keresahan Masyarakat Petani Rias

Pembukaan lahan kian masif pada daerah rawa gambut di hulu sungai perbatasan Jeriji dan Bikang hingga merambah Trans Rias, Kabupaten Bangka Selatan, teruntuk menjadi kekhawatiran bagi para petani di Desa Rias, yang mengandalkan nasib bertani di persawahan atau di lumbung pangan.

Kekhawatiran tak berkesudahan itu pasca hulu sungai dan kawasan cadangan air untuk persawahan yang menjadi penopang air ke Bendungan Metukul hingga Embung Pumpung kini disulap menjadi areal perkebunan sawit.

“Bukan lagi khawatir, tapi modyar ini. Duit dibuat bendungan untuk apa, negara rugi!” ujar Yumar, salah satu dari sekian petani di Desa Rias, yang mengadu ke Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung Rina Tarol dan Fery, disamping Tim DLHK Provinsi Babel, Kamis (10/4/2025).

  • Baca Juga: Keberlangsungan Bendungan Mentukul Terancam, Rina Tarol Desak Tim Satgas PKH Bertindak

Dirinya tidak menampik akan dampak yang timbulkan kemudian harinya.

“Baru ditanam (sawit), proses ini, tapi nanti modyar ini. Diancam punah sawah ini,” katanya.

“Yang untung yang jual tanah dan punya sawit, sementara rakyat modyar,” kata dia.

Dirinya lantas mempertanyakan seakan keberadaan negara tidak bisa berbuat banyak atas permasalahan yang kini dialami oleh sekian petani di Desa Rias.

“Masak Pak Presiden Prabowo tidak bisa menyiduk orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Menurut Yumar, apa gunanya ditetapkan daerah lumbung pangan hingga negara membangun Embung Metukul dengan anggaran belasan miliar jika hulu sungainya tak lagi berfungsi menyuplai air pasca masifnya perkebunan sawit tersebut.

Sementara itu Dul Rasyid, salah satu dari sekian petani di wilayah Bangka Selatan, mengungkapkan hal serupa atas kegelisahan beralihnya kawasan resapan air atau hutan rawa pada hulu sungai lantaran kini diduga ‘disulap’ menjadi areal perkebunan sawit di antara Desa Jeriji dan Bikang, yang dikhawatirkan berdampak terhadap suplai air Bendungan Metukul.

“Tahun kemarin itu sudah ada kekhawatiran. Pernah kekeringan, bahkan sampai menggunakan pompa air karena airnya tidak bisa ngalir lagi. Jadi pakai pompa air. Iya, waktu pembukaan lahan,” ujar pria yang telah menginjak usia di angka 50 tahun itu kepada Aksara Newsroom, Jumat (21/2/2025)

Pria yang telah lama menghabiskan waktunya untuk bertani dan kawan-kawan petani lainnya ternyata telah lama berjuang menyuarakan kegelisahan pembalakan hutan dan mempertahankan kawasan hutan rawa itu. Menariknya, siapa orang di balik pemilik perusahaan itu masih menjadi misteri alias tidak diketahui.

Padahal diungkap Dul, kenyataannya bahwa kawasan hutan itu beralih ke hamparan perkebunan sawit sekitar dua tahun terakhir.

“Jadi Kades kita juga kebingungan, karena tidak ada sama sekali izin dan semacamnya, tahu-tahunya lahan itu sudah dibuka,” kata dia.

“Kita tanya-tanya katanya punya perusahaan. Tidak ada yang ngasih tahu itu perusahaan siapa sebenarnya,” ungkap Dul.

Dul tampak tak kuasa meluapkan kekecewaannya. Pasalnya suara mereka tidak diindahkan meski telah berulang mempertanyakan keberadaan hamparan sawit itu disampaikan kepada sejumlah pihak.

“Bahkan masyarakat sampai ada mengajak karena kita sebagai LPM untuk demo. Agar supaya perkebunan sawit itu jangan berlanjut lagi maksudnya. Namun (pertemuan itu) sampai sekarang tidak ada tanggapan dan kepastian,” ujarnya.

Pria itupun menyela dengan kesal, semestinya kawasan hutan rawa atau hulu sungai tersebut tidak biarkan digunduli dan kini dikuasai oleh perusahaan perkebunan sawit.

“Hutan lindung itu perlu dilindungi. Jangan sampai harapan petani itu hulunya di tanam sawit. Kekhawatirannya, itu bahaya untuk pangan kita. Rias sudah disebut kawasan lumbung pangan dari tahun 2007,” ungkap dia.

Aliran sungai ini satu-satunya harapan sumber aliran air yang menyuplai air ke Bendungan Matukul dan Embung Pumpung, yang sejak lama mengaliri area persawahan di Desa Rias.

Jumlah petani di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan, terbagi-bagi dalam 48 kelompok tani. Adapun area persawahan yang masuk produktif alias aktif tercatat ada 3.500 hektar di Rias. Tak lama lagi, kata Dul, akan memasuki masa panen. (*)

Penulis: Hendri J. Kusuma/dd

  • Baca Juga: Ditreskrimsus Polda Babel Benarkan Sedang Selidiki Proyek Dermaga Plengsengan Tanjung Gading
Tags: Bangka BelitungBangka SelatanBikangDPRD BabelJerijiLingkunganLumbung PanganMasyarakatPetaniRiasRina TarolSawah
ShareTweetSend

Related Posts

Hidayat Arsani Pimpin Penanaman Padi Program Ketahanan Pangan Desa Adhyaksa 2026 di Namang Bangka Tengah

Hidayat Arsani Pimpin Penanaman Padi Program Ketahanan Pangan Desa Adhyaksa 2026 di Namang Bangka Tengah

by Redaksi Aksara
21 April 2026
0

NAMANG, AksaraNewsroom.ID - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani memimpin langsung kegiatan penanaman padi bersama dalam rangka Program Ketahanan...

Gubernur Babel Saksikan Penandatanganan Kemitraan Plasma Perkebunan PT Rebinmas Jaya dan Koperasi Produsen Aik Kalak Makmur Sejahtera

by Redaksi Aksara
21 April 2026
0

PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menyaksikan langsung penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan perkebunan kelapa sawit...

Bank Sumsel Babel Tanjungpandan Perkuat Literasi Keuangan Pra-Pensiun

Bank Sumsel Babel Tanjungpandan Perkuat Literasi Keuangan Pra-Pensiun

by Redaksi Aksara
20 April 2026
0

TANJUNGPANDAN, AksaraNewsroom.ID - Bank Sumsel Babel Cabang Tanjungpandan memperkuat penetrasi bisnis ritel dengan menyasar segmen pra-pensiun dan pensiunan melalui kegiatan...

Load More
Next Post
DPRD Bangka Gelar Paripurna HUT ke-259 Kota Sungailiat

DPRD Bangka Gelar Paripurna HUT ke-259 Kota Sungailiat

Wujudkan Tempat Tinggal Layak bagi Masyarakat, PT Timah Hadirkan 33 Unit Rumah Layak Huni di Wilayah Operasional 

Wujudkan Tempat Tinggal Layak bagi Masyarakat, PT Timah Hadirkan 33 Unit Rumah Layak Huni di Wilayah Operasional 

Upaya Pemprov Babel Optimalkan berbagai Sektor untuk Pergerakan Ekonomi Daerah

Upaya Pemprov Babel Optimalkan berbagai Sektor untuk Pergerakan Ekonomi Daerah

Gubernur Babel Ingatkan Guru Hindari Berpolitik Praktis

Gubernur Babel Ingatkan Guru Hindari Berpolitik Praktis

Rina Tarol: Jangan Hanya Kejar Pajak Kendaraan, Tapi Abai Potensi Sektor Lainnya

Rina Tarol: Jangan Hanya Kejar Pajak Kendaraan, Tapi Abai Potensi Sektor Lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

  • 5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respon Gugatan PTUN! DL Wagub Babel Telah Habiskan Rp217 Juta dalam 3 bulan, Gubernur Hidayat Ternyata Segini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

23 April 2024
Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

4 Februari 2025
Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

18 Juni 2025
Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

20 Juni 2023
Pemkot Pangkalpinang Terima 130 Kuota PPPK 2022, Ini Formasi dan Jadwal Pelaksanaannya

Pemkot Pangkalpinang Terima 130 Kuota PPPK 2022, Ini Formasi dan Jadwal Pelaksanaannya

1
Larangan Ekspor Timah, Berdampak Terhadap Pelaku Usaha dan Perekonomian Babel?

Larangan Ekspor Timah, Berdampak Terhadap Pelaku Usaha dan Perekonomian Babel?

1
Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di DPC Demokrat Pangkalpinang Dihentikan

Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di DPC Demokrat Pangkalpinang Dihentikan

1
Kurangi Ketergantungan Impor Bahan Pangan di Babel, PT TAM Siapkan Perkebunan Cabai dan Jagung

Kurangi Ketergantungan Impor Bahan Pangan di Babel, PT TAM Siapkan Perkebunan Cabai dan Jagung

1
Hidayat Arsani Pimpin Penanaman Padi Program Ketahanan Pangan Desa Adhyaksa 2026 di Namang Bangka Tengah

Hidayat Arsani Pimpin Penanaman Padi Program Ketahanan Pangan Desa Adhyaksa 2026 di Namang Bangka Tengah

21 April 2026

Gubernur Babel Saksikan Penandatanganan Kemitraan Plasma Perkebunan PT Rebinmas Jaya dan Koperasi Produsen Aik Kalak Makmur Sejahtera

21 April 2026
Bank Sumsel Babel Tanjungpandan Perkuat Literasi Keuangan Pra-Pensiun

Bank Sumsel Babel Tanjungpandan Perkuat Literasi Keuangan Pra-Pensiun

20 April 2026
Genap Setahun Memimpin, Gubernur Babel Tegaskan Efisiensi dan Perjuangkan Nasib PPPK

Genap Setahun Memimpin, Gubernur Babel Tegaskan Efisiensi dan Perjuangkan Nasib PPPK

20 April 2026
ADVERTISEMENT

Tags

ADV Advertorial Algafry Rahman Bangka Barat Bangka Belitung Bangka Selatan Bangka Tengah Bank Sumsel Babel Bawaslu Belitung Beltim BSB BUMN Bupati Bangka Tengah DPRD DPRD Babel Erzaldi Rosman Djohan Gubernur Babel Hidayat Arsani IUP Kapolda Babel Koba KPU Lingkungan MIND ID Mobil Sehat PT Timah Tbk Molen Nelayan Pangkalpinang Pangkalpinang Pemilu 2024 Pemkab Bangka Tengah Pemkot Pangkalpinang Pemprov Babel Pilkada 2024 Pj Gubernur Babel Polda Babel Politik Program CSR PT Timah Tbk PT Timah PT Timah Tbk Rina Tarol Safrizal Zakaria Ali Timah TINS
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Lingkungan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Makro
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Destinasi
    • Kuliner
    • Budaya
    • Humaniora
  • Olahraga
  • Lokal Newsroom
    • Pangkalpinang
    • Bangka Tengah
    • Bangka
    • Belitung
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
  • Newsroom
    • Newsroom
    • Kontak
    • Disclaimer
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved