PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.Id —– Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang mengevakuasi seorang nelayan asal Kota Pangkalpinang bernama Sukma (34), yang mengalami kesakitan akibat disengat ikan pari di Perairan Pantai Koala, Minggu (15/6).
Berdasarkan informasi yang diproleh Aksara Newsroom, kapal milik Sukma dan ditumpangi rekannya Rahmat, sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Pancur Kerikil pada 14 Juni 2025 pukul 14.00 WIB, yang hendak mencari ikan di sekitar Perairan Pantai Koala.
Namun sekitar pukul 22.01 WIB, kapal mereka mengalami kebocoran dan mereka berusaha memperbaiki kebocoran agar tidak tenggelam ke arah Pantai Koala.
Tak lama kemudian mereka berdua turun dari kapal untuk mendorong kapal mereka mendekati pasir pantai, namun nahkoda kapal, Sukma, tersengat ikan pari yang tidak sengaja diinjaknya.
“Korban pun mengalami kesakitan, dan rekan korban segera berusaha membantu mengangkat korban ke atas kapal mereka lalu menghubungi rekan mereka Achin untuk menginfokan ke Kansar Pangkalpinang terkait permohonan medis evakuasi,” tulis Kansar Pangkalpinang.
Menerima informasi dari rekan korban, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan I Tim Rescue menuju lokasi kapal mereka yang kandas di Perairan Koala dengan menggunakan Kapal RBB milik Basarnas.
Setiba di lokasi kapal mereka pada pukul 11.33 WIB, Tim SAR segera mengevakuasi korban ke kapal basarnas dan menarik kapal mereka menuju pelabuhan dermaga TPI Pangkalbalam.
Korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulan menuju Klinik Kantor Kesehatan Pelabuhan Pangkalbalam untuk dilakukan perawatan medis.
“Saat ini korban dalam penanganan medis, kita didukung oleh dokter dari balai kekarantianan kesehatan pangkalpinang. Alhamdulillah korban beserta kapal mereka berhasil kita evakuasi dengan keadaan aman dan selamat,” ujar Made Oka Astawa, Kakansar Pangkalpinang, dalam keterangannya. (*)





















