Ia ingin terus menyemangati sang ayah dalam setiap momen perjuangan politik. Dok Tim Harmoni/IST
PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – Sorak pendukung dan panasnya panggung politik Pilkada Ulang 2025 Kota Pangkalpinang tak membuat Immoto Qoonita canggung. Putri pertama calon wali kota Maulan Aklil atau Molen ini justru tampil percaya diri mendampingi ayahnya di setiap kesempatan.
Gadis yang akrab disapa Immo itu selalu hadir, mulai dari debat publik pertama hingga debat terakhir. Ia tidak hanya datang sebagai pelengkap, melainkan ikut aktif membantu ayahnya: memegang ponsel dan kacamata, mengatur pendukung, hingga ikut bernyanyi yel-yel.
Dengan kemeja putih dan celana krem khas warna pasangan Molen–Zeki, Immo kerap berbaur dengan para simpatisan. Ia memberi tepuk tangan setiap kali ayahnya menjawab pertanyaan moderator, bahkan sesekali ikut memimpin sorakan.
Kehangatan ayah dan anak juga terlihat usai debat. Molen menghampiri Immo, disambut acungan jempol dan pelukan hangat dari sang putri. Adegan sederhana itu menjadi gambaran kedekatan mereka sekaligus sumber semangat baru bagi sang calon wali kota.
“Kebetulan saya lagi libur kuliah, jadi punya waktu untuk temani papa selama kampanye Pilkada Ulang 2025,” ujar Immo.
- Baca Juga: Jerambah Tua Menjelma Jadi Penggerak Akses dan Ekonomi, Mimpi Tiga Wali Kota yang Diwujudkan Molen
Sebagai anak pertama, ia merasa wajib memberi dukungan penuh. Dua adik laki-lakinya sedang menempuh pendidikan di luar daerah, sementara adik-adik lain masih kecil.
“Sebetulnya seluruh keluarga mendukung papa. Adik-adik juga selalu mendoakan, hanya saja tidak bisa hadir langsung. Jadi, Immo ada di sini untuk papa,” tambahnya.
Immo juga bercerita banyak belajar dari sang ayah, terutama setelah kekalahan di Pilkada 2024.
“Papa jadi lebih bijaksana, lebih tenang, dan ikhlas. Dari situ Immo banyak belajar,” katanya.
Pesan yang selalu diingatnya dari Molen adalah tentang niat baik.
“Papa bilang kalau hati kita bersih, pasti Allah ridha. Itu yang selalu Immo pegang,” ucapnya dengan mata berbinar.
Menjelang hari pemungutan suara 27 Agustus, Immo memastikan dirinya akan terus berada di sisi sang ayah.
“Semangat, Pa. Immo dan adik-adik selalu doakan yang terbaik. Papa tetap yang terbaik untuk kami,” tutupnya. (*)





















