PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID –Ikatan Karyawan Timah (IKT) menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ketua DPRD Babel, Kajati, jajaran Forkopimda, serta Manajemen PT Timah Tbk dan masyarakat atas upaya menjaga kondusifitas di tengah dinamika pertimahan yang terjadi belakangan ini.
Ketua Umum IKT, Riki Febriansyah, menyebutkan seluruh unsur forkopimda telah berusaha mencari solusi atas polemik tambang timah di Babel.
“Terimakasih pak Gubernur, Ketua DPRD, Kapolda, Kajati serta para Bupati dan masyarakat Bangka Belitung atas seluruh upaya untuk terus menjaga kondisifitas di Babel ini,” ujarnya, Rabu (1/9/2025).
- Baca Juga: Politisi Gerindra DPRD Babel Disinyalir ‘Beda Arus’ di Tengah Arahan Prabowo Soal Tata Kelola Timah
Riki juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Timah yang dinilainya telah berupaya memberikan solusi kepada penambang rakyat dengan menyediakan imbal jasa produksi yang layak.
IKT, lanjut Riki, juga berterima kasih kepada jurnalis yang telah menyajikan informasi publik dengan pemberitaan berimbang sesuai kaidah jurnalistik. Pihaknya menegaskan siap berdiskusi dengan forkopimda dan masyarakat untuk bersama-sama memperbaiki tata kelola pertambangan timah.
Lebih lanjut, IKT menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang menyebarkan isu maupun ajakan bertindak anarkis melalui media sosial. “Aparat penegak hukum tentu lebih tahu bagaimana menangani akun-akun di media sosial yang bersifat ajakan provokatif,” kata Riki.
IKT sendiri menyatakan sikap untuk tidak mendorong adanya aksi unjuk rasa, melainkan membuka ruang komunikasi dan diskusi terkait berbagai persoalan. IKT juga akan menindak tegas provokator yang berupaya mengganggu kondusifitas di tengah masyarakat.
Selain itu, kata Riki, IKT menegaskan perannya dalam mengawal dan mengawasi manajemen perusahaan agar melaksanakan kegiatan operasional sesuai aturan, mulai dari produksi, pasca tambang, hingga program CSR.
Riki juga menegaskan bahwa aparat penegak hukum diharapkan segera mengambil langkah tegas terhadap pelaku provokasi yang menyebarkan berita bohong dan mengganggu stabilitas di Bangka Belitung.
“IKT berkomitmen untuk menjadi mitra masyarakat dalam menyuarakan aspirasi secara damai dan konstruktif, menolak segala bentuk provokasi dan anarkisme, serta mengawal jalannya kegiatan perusahaan agar transparan dan bermanfaat bagi negara, daerah, dan masyarakat luas,” tegasnya.
Menurut Riki, keterbukaan informasi menjadi kunci membangun kepercayaan publik serta menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berkeadilan. Ia menilai pertemuan antara Gubernur, Ketua DPRD, manajemen PT Timah, serta aparat penegak hukum telah menghasilkan solusi terbaik terkait harga timah dan perbaikan tata kelola pertimahan.
“Hal ini patut kita apresiasi karena akan memberi dampak luas bagi masyarakat dengan mengedepankan komunikasi aktif dan terbuka. Bersama kita mengawal realisasinya,” pungkasnya. (*)





















