PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Bangka Belitung resmi menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari tujuh kabupaten/kota.
Sebanyak belasan nama hasil penjaringan disebut telah diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk mengikuti proses seleksi lanjutan. UKK ini menjadi tahapan krusial dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.
Ketua DPW PKB Babel, Berto Merla, menegaskan seluruh hasil UKK akan dirangkum dan dilaporkan secara menyeluruh ke DPP untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.
“Semua hasil UKK, mulai dari psikotes hingga penilaian lainnya harus didokumentasikan dengan baik dan dilaporkan ke tim DPP,” ujarnya, Selasa (14/4/2026) dalam keterangannya di Pangkalpinang.
Menurutnya, selain hasil UKK, DPP PKB juga menerapkan sistem scoring dengan mengombinasikan berbagai indikator penilaian guna memastikan objektivitas dalam menentukan calon terbaik dari 17 peserta.
Para kandidat selanjutnya akan melewati tahapan seleksi berlapis, mulai dari perempat final, semifinal, hingga finalisasi. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PKB.
“Finalnya di DPP PKB, itu mutlak,” ujar Berto.
Ia mengatakan, DPP PKB menargetkan seluruh kepengurusan DPC sudah definitif sebelum peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB pada 23 Juli mendatang. Para pengurus terpilih rencananya akan dilantik secara nasional di Jakarta.
Dalam proses UKK, lanjut dia, para calon juga diminta memaparkan target perolehan kursi serta kesiapan manajerial organisasi. Penilaian mencakup model kepemimpinan, kesiapan infrastruktur partai, hingga penguatan kaderisasi.
Tak hanya itu, ia turut mengatakan pengelolaan sumber daya partai juga menjadi perhatian, terutama terkait penggunaan bahan politik dan dana operasional agar sesuai dengan peruntukan.
Sementara, Ketua Lembaga Kaderisasi Nasional DPP PKB, Zainul Munasichinsalah, menegaskan bahwa mekanisme seleksi tidak menggunakan sistem liberal terbuka, melainkan mengedepankan demokrasi melalui musyawarah mufakat.
Seluruh kandidat diimbau menjaga soliditas dan menjunjung tinggi komitmen kebersamaan. Kandidat yang terpilih diharapkan mampu merangkul yang belum terpilih, sementara yang tidak terpilih diminta tetap loyal.
“Kita mengedepankan musyawarah mufakat. Jangan sampai ada yang kecewa berlebihan apalagi sampai keluar dari partai,” tegasnya.
UKK ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Cabang (Muscab) yang sebelumnya telah digelar di Bangka Belitung. Jika Muscab hanya menjaring nama, maka penentuan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP berdasarkan hasil UKK.
Dengan proses seleksi berlapis ini, PKB optimistis mampu melahirkan kepemimpinan DPC yang solid, berintegritas dan siap menghadapi kontestasi politik ke depan. (***)





















