AksaraNewsroom.ID – Musibah kebakaran yang menghanguskan tiga rumah di Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, menyisakan duka mendalam bagi tiga kepala keluarga (KK). Dalam hitungan menit, rumah beserta seluruh harta benda mereka ludes dilalap api.
Salah seorang korban, Cici, menjadi potret pilu dari musibah pada Jumat (17/7) tersebut.
Saat kebakaran terjadi, ia menceritakan sedang bekerja sehingga tidak sempat menyelamatkan satu pun barang dari dalam rumah. Seluruh perabotan, pakaian, dokumen penting hingga uang tunai yang disimpannya di dalam saku baju dekat lemari ikut hangus terbakar.
Kini, Cici bersama keluarganya hanya menyisakan pakaian yang melekat di badan. Di tengah cobaan itu, ia juga harus merawat bayi yang baru berusia tiga bulan serta mempersiapkan kebutuhan sekolah anaknya yang akan memasuki jenjang SMA.
Beruntung, saat kebakaran terjadi, bayinya sedang dititipkan kepada keluarganya sehingga selamat dari kobaran api. Biasanya, bayinya tersebut diasuh oleh kakaknya di rumah.
- Baca Juga: Respons Cepat Musibah Kebakaran Teladan, Gubernur Hidayat Arsani Utus Rina Tarol Salurkan Bantuan
Kabar duka yang menimpa warga Teladan itu segera sampai kepada Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rina Tarol. Begitu menerima informasi tersebut, ia langsung mencari tahu kondisi para korban dan berkoordinasi agar bantuan segera dapat disalurkan.
Setelah memastikan kebutuhan para korban, Rina berkoordinasi dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani. Sebagai bentuk respons cepat, Gubernur kemudian mengutus Rina bersama BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada tiga keluarga korban untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak pascakebakaran.
“Kami bersama BAZNAS Bangka Belitung menyerahkan amanah dari Bapak Gubernur Hidayat Arsani kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Kelurahan Teladan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban para korban,” kata Rina kepada Aksara (18/7).
Tak hanya membawa bantuan dari BAZNAS, Rina juga menyerahkan bantuan pribadi berupa uang tunai kepada Cici sebagai bentuk kepedulian setelah melihat langsung kondisi korban yang kehilangan seluruh harta bendanya.
Rina berharap kehadiran pemerintah dan bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit serta memastikan mereka tidak menghadapi musibah ini sendirian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Aksara Newsroom, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh isi rumah milik para korban habis dilalap api karena saat kejadian para penghuni sedang berada di luar rumah untuk bekerja.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suhardi, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen untuk menentukan bentuk bantuan yang paling sesuai dengan kebutuhan para korban.
“Pendataannya sudah kami lakukan. Kemungkinan bantuan yang diberikan berupa uang tunai agar bisa digunakan sesuai kebutuhan masing-masing korban,” ujarnya.
Menurut Suhardi, BAZNAS juga akan mengkaji kemungkinan bantuan lanjutan. Namun, rehabilitasi rumah harus disesuaikan dengan status kepemilikan bangunan yang terbakar.
“Kalau rumah kontrakan tentu mekanismenya berbeda. Untuk rumah yang merupakan milik pribadi akan kami bahas lebih lanjut apakah memungkinkan mendapat bantuan rehabilitasi. Di Bangka Barat sebelumnya kami pernah membantu membangun kembali rumah korban karena status rumahnya milik sendiri,” katanya.
Ia menegaskan, BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan pemerintah daerah agar kebutuhan para korban dapat terpenuhi, baik pada masa tanggap darurat maupun dalam proses pemulihan pascakebakaran. (hjk/dd)

















