PANGKALANBARU, AksaraNewsroom.ID – Komisi II DPRD Provinsi Bangka Belitung dibuat geram saat meninjau aset milik Barang Milik Daerah (BMD) berupa eks gudang SRG lada di Mangkol, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.
Pasalnya, aset seluas lebih dari dua hektare itu dinilai tidak terurus alias ditemukan dalam kondisi terbengkalai sejak lama hingga disinyalir kehilangan nilai manfaat.
Dalam peninjauan ke lapangan pada Senin (13/4/2026) sore, Ketua Komisi II DPRD Babel, Dodi Kusdian bersama anggota Rina Tarol, mendapati kondisi bangunan yang dinilai memprihatinkan.
Keduanya menilai aset dengan luas lebih dari dua hektare tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal dan bahkan disebut-sebut cenderung dibiarkan rusak.
Adapun terpantau di lokasi, kondisi bangunan tampak memprihatinkan. Rumput liar tumbuh tinggi, semak belukar menutupi area sekitar, dan tidak terlihat adanya aktivitas maupun upaya pemeliharaan.
“Kita croscek aset Pemprov Babel, salah satu mitra kita di bidang aset bangunan dan tanah. Luasnya lebih dari dua hektare, tapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Ini sangat mubazir,” kata Dodi dikonfirmasi media ini.
Ia menyoroti ironi di tengah kebutuhan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, aset seperti ini seharusnya bisa menjadi sumber pemasukan jika dikelola secara tepat, baik melalui kerja sama dengan pihak swasta, disewakan maupun dijadikan penyertaan modal.
“Di saat kita butuh anggaran untuk PAD, justru ada aset yang dibiarkan begitu saja. Ini sangat disayangkan,” kata dia.
Dodi juga menyinggung adanya kebutuhan gedung dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sementara di sisi lain terdapat bangunan milik pemerintah yang terbengkalai bertahun-tahun tanpa kejelasan.
“Banyak OPD minta gedung, tapi kita punya gedung yang tidak dirawat. Ini sudah berapa tahun terbengkalai dan kondisinya bisa dikatakan rusak berat. Harus ada yang bertanggung jawab,” ungkap dia.
Komisi II DPRD Babel memastikan akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan memanggil dinas terkait guna meminta penjelasan mengenai peruntukan awal, penyebab terbengkalainya aset serta rencana pemanfaatannya ke depan.
“Memang sudah kita jadwalkan, kita akan panggil mitra kita untuk meminta penjelasan,” kata Dodi.
- Baca Juga: Prihatin Kondisi Aset Dibiarkan Terlantar, Elvi Diana Minta Segera Dilakukan Inventarisir
Senada, anggota Komisi II DPRD Babel, Rina Tarol, mengaku prihatin melihat kondisi aset daerah yang tidak terkelola dengan baik.
Ia menilai, aset tersebut seharusnya dapat dimaksimalkan untuk kepentingan daerah.
“Kita sangat prihatin melihat aset-aset yang terbengkalai seperti ini. Seharusnya bisa dimanfaatkan secara maksimal, tapi tidak tahu kenapa dibiarkan begitu saja,” ungkap Rina.
Rina menegaskan pihaknya akan mendalami sejak kapan aset tersebut terbengkalai serta alasan di balik tidak dimanfaatkannya fasilitas tersebut.
“Kami akan tanya langsung, kenapa tidak dipergunakan secara maksimal dan kenapa dibiarkan terbengkalai,” katanya.
Lebih lanjut, kata dia, DPRD Babel mendorong agar dinas terkait segera mengambil langkah konkret, termasuk membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga agar aset tidak lagi menjadi beban, melainkan memberi manfaat nyata bagi daerah.
“Kita dorong dinas terkait untuk bekerja sama dengan pihak ketiga. Dengan siapa pun, yang penting aset ini tidak dibiarkan terbengkalai dan bisa bermanfaat. Ini sangat-sangat memprihatinkan,” pungkasnya. (hjk/*)





















