PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go, menyoroti masih adanya warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan akibat status kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri Rapat Rekonsiliasi Iuran BPJS atau Jaminan Kesehatan Nasional Triwulan II Tahun 2025, pada Rabu (30/7/2025).

Menurutnya, pemerintah harus hadir di saat masyarakat menghadapi masalah, terlebih dalam kondisi sakit.
“Orang yang sedang sakit sudah cukup menderita. Jangan ditambah lagi dengan persoalan administrasi. Kalau bisa dibantu, bantu. Jangan tunggu,” tegas Mie Go.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah menyiapkan anggaran untuk membantu warga, khususnya peserta prioritas, agar tetap dapat mengakses layanan kesehatan. Namun, ia meminta instansi terkait segera merampungkan pendataan dan verifikasi agar bantuan bisa segera disalurkan.
“Kita punya anggaran, tapi jangan sampai niat baik ini terhambat. Harus segera dicari solusinya. Jangan dibiarkan,” ujarnya.
Mie Go juga menegaskan akan mengevaluasi kerja sama dengan pihak ketiga, termasuk mitra pengelola CSA, jika terbukti menghambat percepatan layanan.
Ia menargetkan, minimal 80 persen peserta prioritas bisa kembali aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan tahun ini.
“Kita ini bekerja untuk masyarakat. Jangan biarkan orang sakit kesulitan hanya karena masalah teknis,” tutupnya. (*).





















