PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel) berharap perbedaan pandangan antara Gubernur dan Wakil Gubernur dapat segera teratasi, sehingga roda pemerintahan kembali fokus pada program prioritas daerah dan tidak melebar ke ranah masyarakat.
Menurut anggota DPRD Babel, Rina Tarol, masalah ini hanya masalah komunikasi dan sejauh ini tidak mengganggu jalannya pemerintahan maupun pelayanan publik.
“Mungkin kita coba panggil, tidak panggil secara resmi. Jangan tarik ego diri ke masyarakat atau ranah politis. Tidak bermanuver atau melebar ke ranah politis,” ujarnya, usai melakukan audiensi dengan Forum Presidium Perjuangan Pembentukan Babel, Kamis (14/08/2025) dikonfirmasi Aksara Newsroom.
- Baca Juga: Hidayat Arsani Masih Tanggung Warisan Utang Era Erzaldi, Rina Tarol Singgung Sosok Satu Ini
Menurutnya, DPRD mengakui perbedaan pandangan dalam pemerintahan adalah hal wajar, sama seperti perbedaan pendapat di DPRD sendiri. Menurut dia, isu perselisihan yang muncul dinilai hanya akibat mis komunikasi.
“Kami anggota DPRD juga dipilih rakyat, tapi kami tidak bisa menuntut kesetaraan dengan Ketua DPRD. Aturannya jelas,” tegasnya.
“Soal tuntutan kesetaraan dari Wakil Gubernur, itu tidak mungkin karena sudah diatur undang-undang kewenangannya. Kami minta kerendahan hati Ibu Wakil Gubernur untuk menurunkan tensinya dan menghadap Gubernur sebagai pemimpin, supaya semua damai dan fokus pada pembangunan,” katanya.
DPRD Babel juga mengingatkan agar polemik ini tidak memecah belah masyarakat di Bangka dan Belitung. “Jangan kita adu dua pulau ini demi ego pribadi. Ini hanya masalah kecil, tidak ada yang luar biasa,” ujar Rina.
Secara etika pemerintahan, kata Rina Tarol, DPRD Babel menilai setiap kegiatan dinas yang dilakukan Wakil Gubernur semestinya atau sebaiknya sepengetahuan Gubernur.
“Kalau wakil gubernur dinas luar tanpa izin Gubernur, sebenarnya tidak boleh. Semua pekerjaan dinas sudah semestinya harus komunikasi atau sepengetahuan Gubernur,” ujarnya.
- Baca Juga: Diduga Jadi Korban Penganiyaan Rekan sesama Partai, Anggota DPRD Babel Ini Lapor ke Polisi
Menurut Rina, permasalahan yang terjadi tidak berdampak terhadap jalannya pemerintahan. Seluruh program pembangunan, pelayanan publik, dan roda ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Ia juga menyebut pihaknya meyakini Gubernur Hidayat Arsani memiliki sikap legowo dan terbuka untuk berdialog. DPRD pun meminta Wakil Gubernur meneduhkan suasana dan tidak keberatan meminta maaf demi kepentingan masyarakat.
Menurut dia, tentunya pihaknya segera mencoba melakukan komunikasi informal dengan kedua pimpinan daerah tersebut.
Rina menyampaikan, DPRD Babel mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang peduli terhadap kondisi politik di Babel. Ia menegaskan bahwa selama ini tidak ada pelanggaran hukum atau politik dalam persoalan tersebut, dan roda pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya.
“Terimakasih Abang-abangku dari presedium sudah menaruh dan peduli terhadap hal ini,” ujarnya.
Penulis: Hendri J. Kusuma/D2K





















