AksaraNewsroom.ID – Persaingan menuju gelar Golden Boot Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Dengan turnamen yang menyisakan delapan tim terbaik, empat penyerang elite dunia, Kylian Mbappe, Erling Haaland, Lionel Messi, dan Harry Kane, masih menjadi kandidat terkuat untuk menyandang status pencetak gol terbanyak.
Babak perempat final bukan hanya menjadi arena perebutan tiket menuju semifinal, tetapi juga momentum penting bagi para bomber untuk mempertebal koleksi gol. Setiap gol kini memiliki arti besar karena jumlah pertandingan yang tersisa semakin terbatas.
Di antara para pesaing, Kylian Mbappe berada di posisi paling menguntungkan.
Penyerang Prancis itu kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol saat Les Bleus menyingkirkan Maroko dan memastikan langkah ke semifinal.
Keberhasilan Prancis melaju ke empat besar memberi Mbappe kesempatan lebih besar untuk menambah pundi-pundi gol sekaligus memperlebar jarak dari para rivalnya.
Ketajaman Mbappe sepanjang turnamen kembali menegaskan reputasinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia. Kecepatan, kemampuan menusuk dari sisi lapangan, hingga penyelesaian akhir yang klinis menjadikannya ancaman bagi setiap lawan yang dihadapi.
Meski demikian, persaingan masih jauh dari selesai. Erling Haaland berpeluang memangkas selisih gol saat Norwegia menghadapi Inggris di babak perempat final. Striker Manchester City itu dikenal memiliki naluri mencetak gol yang tajam dan menjadi tumpuan utama negaranya dalam upaya menciptakan sejarah di Piala Dunia.
Di kubu Argentina, Lionel Messi juga masih berada dalam perburuan. Kapten Albiceleste diharapkan kembali menjadi pembeda saat menghadapi Swiss. Apabila Argentina mampu melaju hingga semifinal, bahkan final, peluang Messi untuk menambah koleksi gol dan bersaing memperebutkan Golden Boot tetap terbuka.
Sementara itu, Harry Kane juga belum bisa dikesampingkan. Kapten Inggris tersebut tetap menjadi andalan The Three Lions di lini depan. Selain piawai memanfaatkan peluang dari permainan terbuka, Kane juga memiliki keuntungan sebagai eksekutor utama tendangan penalti Inggris.
Babak perempat final diperkirakan menjadi titik balik dalam perlombaan menuju Sepatu Emas. Satu gol dapat mengubah peta persaingan, sementara satu pertandingan tanpa kontribusi bisa membuat peluang seorang kandidat semakin mengecil.
Meski Mbappe kini berada di garis terdepan, Haaland, Messi, dan Kane masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan. Persaingan memperebutkan gelar Raja Gol Piala Dunia 2026 diperkirakan akan berlangsung hingga semifinal, bahkan partai final, ketika para penyerang terbaik dunia dituntut menjadi penentu di laga-laga paling krusial.

















