AksaraNewsroom.ID – Dukungan pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan Bank Sumsel Babel dinilai menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Selatan. Salah satunya dirasakan pelaku usaha kuliner khas daerah, Lempok Durian Ali Zainal, yang telah menjadi nasabah pembiayaan Bank Sumsel Babel selama 13 tahun.
Selama lebih dari satu dekade, usaha olahan durian tersebut terus berkembang, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, perbaikan kualitas produk, hingga perluasan jangkauan pemasaran ke berbagai daerah.
Bank Sumsel Babel menyebutkan, pendampingan dan akses pembiayaan yang berkelanjutan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelaku UMKM agar mampu meningkatkan skala usahanya dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
Melalui fasilitas KUR, pelaku usaha memperoleh akses permodalan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha sesuai kebutuhan. Program tersebut diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Bank Sumsel Babel juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha produktif di wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung sebagai upaya memperkuat sektor UMKM.
Selain dukungan pembiayaan, Bank Sumsel Babel mengajak masyarakat untuk terus menggunakan dan mendukung produk-produk lokal sebagai bentuk kontribusi dalam mendorong keberlanjutan usaha serta meningkatkan daya saing UMKM di daerah.



















