PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – Seorang anak buah kapal tanker PIS MT PIS Patriot dikabarkan tak sadarkan diri di Perairan Semujur, Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. Korban awalnya ditemukan tidak sadarkan diri oleh rekannya di deck depan kapal dengan posisi terlentang pada Minggu (10/2/2024).
Korban diketahui inisial T (53), ABK yang merupakan di bagian Operator Pompa (Pumpman) Tanker PIS Patriot.
Dalam laporan yang didapatkan, rekan korban yang mengetahui hal itu melaporkan kepada nahkoda kapal dan mereka melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh nahkoda dan rekan korban, denyut nadi serta napas korban tidak terasa lagi,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang I Made Oka Astawa.
Oka mengatakan awak kapal lainnya atau rekan korban mencoba melakukan pertolongan pertama hingga dengan melakukan resturasi jantung paru (RJP) terhadap korban.
Lanjut Oka, rekan-rekan korban kemudian membawa korban menuju ruang medis/hospital di kapal serta dilakukan pemasangan oksigen dibarengi dengan tindakan RJP kembali.
Kapal yang pada saat itu sedang berada di perairan selat gelasa memutuskan untuk menuju pelabuhan terdekat guna meminta bantuan medis evakuasi terhadap korban.
“Nahkoda kapal melaporkan kejadian tersebut kepada agen kapal di pelabuhan pangkalbalam. Selanjutnya agen kapal melaporkan hal tersebut ke kansar pangkalpinang pada pukul 18.32 WIB,” ujar Oka.
Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan I Tim Rescue menuju titik temu terhadap kapal di perairan luar Pulau Ketawai.
Tim SAR Gabungan yang di bantu oleh Rescuer kansar pangkalpinang, ABK KN Sar Karna 246, Balai Karantina Kesehatan Pangkalpinang, Crew RS Bakti Timah dan Agent kapal bergegas menuju titik pertemuan dengan Kapal Tanker PIS Patriot pada wilayah utara perairan pulau ketawai dengan jarak 24 Nautical Mile menggunakan RBB Kansar Pangkalpinang.
“Dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat, Tim SAR Gabungan berhasil tiba di titik pertemuan pada pukul 22.41 WIB. selanjutnya Dokter dan Tim SAR bergegas naik ke atas kapal untuk segera memeriksa kondisi korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Korban dinyatakan sudah meninggal dunia sejak 4-6 jam yang lalu,” ujar Oka.
Tim SAR Gabungan segera mengevakuasi korban dari atas kapal menuju RBB untuk segera dievakuasi menuju pelabuhan pangkalbalam. Tepat pada pukul 01.55 WIB, Tim SAR Gabungan tiba di Dermaga Pos TNI AL Pangkalbalam untuk selanjutnya korban di evakuasi menuju RS Bakti Timah.
“Kami sebelumnya menerima info dari agen kapal bahwa salah satu abk mereka mengalami kondisi tidak sadarkan diri dan membuthkan bantuan medis evakuasi. Kemudian Tim SAR Gabungan yang di bantu dokter dari Balai Karantina Kesehatan dan Dokter dari RSBT beserta agen kapal bergegas menuju titik pertemuan dengan kapal PIS Patriot,” ujarnya. (*)





















