AksaraNewsroom.ID – Ipar Adalah Maut akhirnya resmi tayang di Indonesia pada pertengahan Juni 2024. Film ini diangkat dari sebuah kisah nyata yang diceritakan ulang oleh Elizasifaa, diawali di akun Tiktok miliknya hingga menarik perhatian luas di jagat maya.
Elizasifaa pertama kali menceritakan pada Februari 2023, bagaimana keluarga Nisa berantakan saat suaminya Aris berselingkuh dengan adiknya Rani, yang merupakan kisah nyata.
Kehancuran itu bermula ketika Rani, yang berstatus mahasiswa, tinggal satu atap bersama Nisa dan Aris dengan dalih menghemat biaya.
Namun seiring berjalannya waktu, kedekatan Rani dan Aris mulai menimbulkan sebuah kecurigaan dan sebelum terungkap oleh Nisa.
Sebelum hubungan terlarang itu terbongkar, Nisa sudah menyadari adanya perubahan pada suaminya dan menceritakannya kepada teman dekatnya. Sahabat Nisa sempat memperingatkannya untuk berhati-hati terhadap kehadiran Rani.
Simak sinopsis film Ipar adalah Maut
Film ini bermula dari hubungan Nisa (Michelle Ziudith) yang pertama kali bertemu dengan suaminya bernama Aris (Deva Mahendra). Keduanya, Nisa pada saat itu masih duduk di bangku kuliah dan Aris adalah dosen muda di kampusnya.
Usai saling mengenal lebih dalam satu sama lain, Aris memutuskan untuk menikahi Nisa. Pernikahan mereka awalnya sangat bahagia dan harmonis.
Namun kebahagiaan itu perlahan sirna setelah diterpa ujian. Rumah tangga mereka mulai diterpa ujian saat ibu Nisa (Dewi Irawan) menitipkan adik Nisa bernama Rani (Davina Karamoy) untuk bisa tinggal satu rumah karena berkuliah di kota mereka tinggal.
Awalnya semua berjalan normal, rumah tangga Aris dan Nisa berjalan harmonis dan bahagia, ditambah dengan kehadiran anak semata wayang bernama Raya (Alesha Fadhillah).
Tanpa disangka, Rani mulai tumbuh bibit-bibit cinta kepada Aris dan sebaliknya, Aris pun juga kemudian tertarik dengan adik kandung istrinya sendiri. Sampai akhirnya mereka menjalin hubungan terlarang tanpa sepengetahuan Nisa.
Kebohongan yang ditutupi Aris dan Rani suatu hari akhirnya terkuak oleh Nisa. Perselingkuhan yang dilakukan Aris seketika menghancurkan rumah tangga Nisa yang sudah dibangun bertahun-tahun.
Dari segi cerita, film “Ipar Adalah Maut” memiliki pola cerita yang mirip dengan film-film perselingkuhan dalam rumah tangga lainnya. Hal yang agak berbeda di sini adalah karakter perebut suami orang adalah adik kandung sang istri sendiri.
Lewat film “Ipar Adalah Maut”, Hanung Bramantyo mencoba menyampaikan pesan bahwa sepintar apapun kebohongan ditutupi kelak suatu saat akan terkuak juga.
Pesan lainnya yang ingin disampaikan film ini adalah badai paling berbahaya justru yang selama ini tidak disadari oleh orang-orang.***





















