PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 1.050 penjamah makanan se-Pulau Bangka mendapat bimbingan teknis (bimtek) di Pangkalpinang.
Bimtek ini dilaksanakan melalui Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah I, Minggu (12/10/2025) di Hotel Novotel Bangka.
Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah I BGN, Wahyu Widiatyanta, menjelaskan bahwa bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang setiap hari menyiapkan makanan bergizi bagi anak sekolah.
“Keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kinerja para petugas di lapangan. Karena itu, peningkatan kapasitas dan pengetahuan tentang keamanan pangan menjadi hal yang mutlak,” kata Wahyu di Pangkalpinang.
- Baca Juga: Tinjau Barang Rampasan di Smelter Tinindo, Prabowo Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Mafia Tambang
Wahyu mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin lagi terjadi insiden keamanan pangan yang bisa mengganggu jalannya program. Karena itu, disiplin menjaga kebersihan dan sanitasi di dapur MBG harus diterapkan secara ketat.
Adapun ke depan, lanjutnya, setiap SPPG diwajibkan memiliki chef bersertifikat, penerapan rapid test food, penggunaan filter air, sterilisasi food tray, sertifikasi laik higienitas dan sanitasi, serta fasilitas CCTV untuk meningkatkan pengawasan.
“Dengan penerapan standar ini, kita berharap bisa mencegah potensi kontaminasi yang dapat menimbulkan keracunan atau penyakit bawaan pangan,” tambah Wahyu.

Sebagaimana diketahui dalam kegiatan tersebut, para penjamah makanan mendapat pembekalan penting terkait keamanan dan standarisasi pangan oleh BPOM, antropometri dan status gizi anak sekolah, hingga persyaratan laik higienis, sanitasi dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sebagai syarat wajib operasional SPPG.
Bimtek ini menjadi langkah strategis BGN dalam memastikan kualitas dan keamanan makanan yang disajikan, sekaligus menjaga keberlanjutan program MBG di seluruh Indonesia, termasuk di Bangka Belitung. (***)





















