Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus memperkuat sektor pertanian melalui pelaksanaan Gerakan Tanam (Gertam) Bawang Merah yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana produksi kepada kelompok tani di Kelurahan Koba, Kecamatan Koba, Jumat (24/7/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mengendalikan inflasi melalui peningkatan produksi komoditas hortikultura, khususnya bawang merah dan cabai.
Dalam kegiatan itu, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyerahkan bantuan sarana pendukung pertanian kepada para petani sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan produksi.
Bantuan yang disalurkan meliputi 5.000 kilogram kapur pertanian, 10.000 kilogram pupuk kompos, serta 20 gulung mulsa yang diberikan kepada 10 petani dan kelompok tani.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan bantuan untuk pengembangan tanaman cabai seluas 4,25 hektare di delapan kelompok tani serta budidaya bawang merah seluas 0,75 hektare di dua kelompok tani.
Salah satu penerimanya adalah Kelompok Tani Sumber Harapan yang mengembangkan bawang merah di lahan seluas 0,25 hektare.
Bupati Algafry Rahman mengatakan sektor pertanian merupakan salah satu pilar strategis yang harus terus diperkuat karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan petani, ketersediaan pangan, dan stabilitas harga.
“Melalui Gerakan Tanam dan pemberian bantuan sarana pendukung ini, kami ingin memastikan petani memiliki akses terhadap kebutuhan produksi sehingga mampu meningkatkan hasil panen, menjaga ketahanan pangan, sekaligus menekan laju inflasi daerah,” ujar Algafry.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan para petani terus diperkuat agar pengembangan sektor pertanian di Bangka Tengah semakin optimal dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.***





















