AksaraNewsroom.ID – Kebiasaan mengelola uang tidak harus menunggu seseorang beranjak dewasa. Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Pangkalpinang mendorong budaya menabung sejak usia dini melalui program edukasi keuangan bertema “Generasi Cerdas Finansial”.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (12/9/2026) tersebut dipimpin langsung Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Pangkalpinang, M. Said Nasrullah, bersama tim.
Program ini tidak hanya memperkenalkan pentingnya menabung, tetapi juga mengenalkan produk rekening yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pelajar sekaligus membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.
Said Nasrullah mengatakan, membuka rekening tabungan bagi pelajar relatif mudah. Anak yang belum memiliki KTP dapat menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), serta KTP orang tua sebagai pendamping.
“Tidak perlu menunggu punya KTP. Cukup KIA dan KK, anak-anak sudah bisa punya rekening sendiri. Jadi tidak perlu lagi menabung di celengan ayam atau celengan buaya, sekarang sudah bisa di rekening bank,” ungkap Said Nasrullah.
Tiga Pilihan Tabungan untuk Pelajar
Untuk mendukung kebiasaan tersebut, Bank Sumsel Babel menyediakan tiga pilihan tabungan yang disesuaikan dengan usia, kebutuhan, dan tujuan finansial pelajar.
Pertama, Tabungan Simpel Rekening Sekolah dengan setoran awal hanya Rp5.000. Rekening ini menggunakan nama anak sendiri dan dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari program tabungan sekolah maupun untuk melatih anak menyisihkan uang saku.
Kedua, Tabungan Pesirah Junior, rekening yang dirancang khusus bagi anak dengan setoran awal Rp10.000. Produk ini telah dilengkapi fasilitas kartu ATM sehingga anak tidak perlu menunggu berusia 17 tahun atau memiliki KTP untuk mendapatkan kartu tersebut.
Penarikan dapat dilakukan melalui ATM Bank Sumsel Babel dan nasabah juga mendapatkan bunga tabungan.
Ketiga, Tabungan Pesirah Adik, yang lebih diarahkan untuk tujuan menabung secara terencana. Dengan setoran awal Rp100.000 dan sistem auto debit atau auto transfer bulanan, produk ini dapat digunakan untuk membangun kebiasaan menabung dalam jangka panjang.
Tak Hanya Menabung, Anak Dikenalkan Transaksi Digital
Edukasi finansial yang diberikan BSB juga mengikuti perkembangan teknologi. Selain fasilitas kartu ATM, nasabah pelajar dapat memanfaatkan BSB Mobile untuk berbagai kebutuhan transaksi.
Melalui layanan mobile banking, pengguna dapat melakukan transaksi non-tunai, berbelanja secara daring, melakukan tarik tunai tanpa kartu di ATM, serta memantau saldo dan riwayat transaksi.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan tidak sekadar memberikan kemudahan, tetapi juga membantu anak belajar memahami arus keuangan secara lebih teratur.
Tim Bank Sumsel Babel juga mengajak pelajar mulai mencatat pengeluaran, mengatur uang saku, serta membangun kebiasaan menabung secara konsisten.
Salah satu pesan yang ditekankan adalah bahwa menabung tidak harus dimulai dengan nominal besar. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Mulai berpikir dari sekarang untuk menjadi generasi cerdas finansial. Tidak perlu menunggu besar, menabung bisa dimulai sejak dini dengan jumlah yang kecil namun konsisten,” pungkasnya.




















