https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber
Senin, September 14, 2026
  • Login
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/ https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/ https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/
ADVERTISEMENT

Ironi Proyek Ketahanan Pangan di Batu Betumpang, Petani Keluhkan Air Asin hingga Pintu Air Bocor

Hendri J. Kusuma by Hendri J. Kusuma
14 September 2026
0 0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

AksaraNewsroom.ID – Program pembangunan infrastruktur pertanian yang seharusnya menjadi penopang ketahanan pangan justru menyisakan persoalan bagi petani di Desa Batu Betumpang, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.

Pasalnya di tengah ancaman kekeringan yang mulai melanda areal persawahan, sumur bor yang semestinya menjadi sumber air alternatif disebut menghasilkan air asin.

Akibatnya, fasilitas tersebut tidak lagi digunakan.

Tak hanya sumur bor, keluhan petani juga menyasar infrastruktur pengairan lainnya. Pintu air yang dibangun pada 2024 kini mengalami kebocoran dan retak di sejumlah bagian.

Sawah mengalami kekeringan. Sementara itu, sumur bor yang dibangun sebagai sumber air alternatif disebut menghasilkan air asin sehingga tidak lagi digunakan/Foto: AksaraNewsroom

Kondisi itu menjadi ironi ketika pembangunan jaringan irigasi air tanah semestinya ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan dan membantu petani menghadapi persoalan ketersediaan air.

“Kami kesulitan air. Kami berharap sumur bor itu bisa kami manfaatkan, tapi kalau airnya asin kan percuma. Masalahnya sawah kami itu mati,” ungkap salah seorang sumber dari kalangan petani setempat saat diwawancarai Aksara Newsroom.

“Jangankan padi, rumput saja mati kami siram air itu. Dari awal (setelah kejadian) itu tidak digunakan lagi sama sekali,” ujarnya, Senin (14/9/2026).

  • Baca Juga: Rina Tarol Soroti Mercu Kolong Pumpung Belasan Miliar Tak Optimal, Warga Terpaksa Pasang Karung Darurat

Sumber juga mengaku tidak mengetahui berapa nilai pembangunan untuk setiap titik karena tidak menemukan papan informasi yang mencantumkan nilai pekerjaan.

“Untuk nilai satu titik proyek itu tidak tahu, karena tidak ada papan,” katanya.

Sawah mengering akibat minimnya pasokan air/AksarNewsroom

Ia mengatakan sumur bor tersebut memiliki kedalaman sekitar 120 meter. Namun, sejak diketahui air yang dihasilkan asin, fasilitas tersebut tidak lagi digunakan petani.

Ia menduga persoalan tersebut berkaitan dengan pengujian kualitas air maupun penentuan kedalaman sumur. Namun, dugaan tersebut menurutnya perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis.

“Kayaknya akibat tidak dilakukan uji mutu air dan juga soal kedalamannya. Karena kedalamannya 120 meter itu,” katanya.

  • Baca Juga: Jalan Puluhan Miliar di Basel Retak Baru Seumur Jagung, Ternyata ‘Ditambal’ Gunakan Anggaran Rutin

Persoalan ini sebelumnya disebut telah disampaikan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung. Namun, menurut dia, laporan tersebut hingga kini belum menghasilkan penyelesaian yang diharapkan petani.

“Kami pernah melapor permasalahan itu ke BWS, cuma tidak ada penyelesaian,” ungkapnya.

Menariknya, ia mengaku tidak mengetahui nilai pembangunan untuk setiap titik proyek karena tidak terdapat papan informasi yang mencantumkan nilai pekerjaan.

“Untuk nilai satu titik proyek itu tidak tahu, karena tidak ada papan,” katanya.

  • Baca Juga: Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

Selain masalah sumur bor, petani juga menyoroti kondisi pintu air yang disebut dibangun pada 2024. Menurut mereka, fasilitas tersebut kini mengalami kebocoran dan terdapat retakan di sejumlah bagian.

“Pintu air juga asal jadi, itu di 2024, itu udah bocor. Fungsinya musim panas bagi kami bisa nampung. Itu retak sana sini,” katanya.

Sawah mengering akibat minimnya pasokan air/AksaraNewsroom

Mereka pun menyangkan bahwa fasilitas tersebut seharusnya menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan air di kawasan persawahan, terutama ketika musim kemarau.

“Pintu air rusak tidak bisa dimanfaatkan, ada juga itu yang baru dibangun pada 2024. Itu mengalami kebocoran semua,” ujarnya.

Bagi petani, kerusakan infrastruktur air bukan persoalan kecil. Ketika musim hujan, air perlu dikelola dan ditampung. Sebaliknya, ketika kemarau, cadangan air menjadi kebutuhan utama agar lahan tetap produktif.

Ia berharap pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran negara tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat di lapangan.

Ia meminta pengawasan terhadap pelaksanaan proyek diperkuat, khususnya ketika pekerjaan dikerjakan kontraktor.

“Kalau bisa bantu awasi untuk anggaran APBN itu tidak asal-asalan. Kontraktor itu susah diawasi. Eksekusinya tidak sesuai saat survei,” ujarnya.

Menurut dia, petani merupakan pihak yang akan menggunakan fasilitas tersebut dalam jangka panjang. Karena itu, kualitas pekerjaan seharusnya menjadi perhatian utama.

“Harapan kami sebagai Gapoktan anggaran APBN itu tolong lah dikerjakan dengan maksimal dan bagus, karena kami yang makai seterusnya jangan sampai terbuang sia-sia. Kita inginnya sesuai harapan petani,” imbuhnya.

Adapun luas areal persawahan di kawasan tersebut kurang lebih mencapai 2.000 hektare. Besarnya luasan tersebut membuat persoalan air menjadi semakin strategis.

Berdasarkan papan informasi yang terlihat di lokasi, terdapat informasi mengenai pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Provinsi Bangka Belitung, dengan keterangan Titik 7 Blok Ulim, kode sumur J0161, dan tahun anggaran 2025.

Sawah mengering akibat minimnya pasokan air

Petani Hadapi Kekhawatiran HTI

Persoalan petani Desa Baru Betumpang ternyata tidak hanya soal air. Ketua Gapoktan, Gumbali juga mengungkapkan kekhawatiran mengenai masuknya blok kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) di sekitar wilayah yang selama ini menjadi perhatian masyarakat untuk kegiatan pertanian.

Menurutnya, petani berharap terdapat kepastian dan ruang yang jelas untuk mengolah lahan pertanian.

“Selain air, masuknya blok HTI juga jadi kekhawatiran para petani. Karena kami pengen garap lahan sawah bisa diberikan ketengan untuk mengolah lahan itu. Karena kondisinya sangat miris. Itu dipasang plang HTI,” ungkap Gumbali.

Petani, kata dia, berharap kawasan pertanian tetap dapat dipertahankan dan dikembangkan sebagai salah satu lumbung pangan daerah. “Harapan kami pertanian daerah kami ini lumbung pangan.”

Hingga berita ini ditayangkan, Aksara Newsroom masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung terkait keluhan petani, khususnya mengenai kualitas air sumur bor, kondisi pintu air, pelaksanaan pekerjaan serta tindak lanjut atas laporan masyarakat.

Penulis: Hendri J. Kusuma

Tags: BWS BabelInfrastrukturIrigasiKekeringanKetahanan PanganOP Satker BWSPekerjaan FisikPetaniProgram Ketahanan PanganSumur Bor
ShareTweetSend

Related Posts

M’ECOTIK Tumbuh Bersama BSB, Wastra Lokal Dirajut Jadi Produk Fashion Modern

M’ECOTIK Tumbuh Bersama BSB, Wastra Lokal Dirajut Jadi Produk Fashion Modern

by Hendri J. Kusuma
13 September 2026
0

AksaraNewsroom.ID – Berawal dari kecintaan terhadap dunia fashion, wastra, dan kerajinan khas daerah, M'ECOTIK terus mengembangkan kreativitasnya menjadi usaha lokal...

Sudah Diusulkan Berkali-kali, Warga Permis-Simpang Rimba Geram Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Sudah Diusulkan Berkali-kali, Warga Permis-Simpang Rimba Geram Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

by Hendri J. Kusuma
13 September 2026
0

AksaraNewsroom.ID – Keluhan soal jalan rusak kembali mencuat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rina Tarol,...

BSB Toboali Biayai JKN 600 Warga Bangka Selatan, Total CSR Capai Rp1,3 Miliar

BSB Toboali Biayai JKN 600 Warga Bangka Selatan, Total CSR Capai Rp1,3 Miliar

by Hendri J. Kusuma
13 September 2026
0

AksaraNewsroom.ID – Akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin di Kabupaten Bangka Selatan kembali diperkuat melalui kolaborasi pemerintah...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

  • 5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respon Gugatan PTUN! DL Wagub Babel Telah Habiskan Rp217 Juta dalam 3 bulan, Gubernur Hidayat Ternyata Segini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

23 April 2024
Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

4 Februari 2025
Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

18 Juni 2025
Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

20 Juni 2023
Pemkot Pangkalpinang Terima 130 Kuota PPPK 2022, Ini Formasi dan Jadwal Pelaksanaannya

Pemkot Pangkalpinang Terima 130 Kuota PPPK 2022, Ini Formasi dan Jadwal Pelaksanaannya

1
Larangan Ekspor Timah, Berdampak Terhadap Pelaku Usaha dan Perekonomian Babel?

Larangan Ekspor Timah, Berdampak Terhadap Pelaku Usaha dan Perekonomian Babel?

1
Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di DPC Demokrat Pangkalpinang Dihentikan

Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di DPC Demokrat Pangkalpinang Dihentikan

1
Sesalkan Anggota Satpol-PP Pangkalpinang Terjerat Narkoba, Rio Setiady: penegak peraturan justru melanggar!

Anggota Komisi I DPRD Pangkalpinang Wanti-wanti Proses Rekrutmen PPPK

1
Ironi Proyek Ketahanan Pangan di Batu Betumpang, Petani Keluhkan Air Asin hingga Pintu Air Bocor

Ironi Proyek Ketahanan Pangan di Batu Betumpang, Petani Keluhkan Air Asin hingga Pintu Air Bocor

14 September 2026
M’ECOTIK Tumbuh Bersama BSB, Wastra Lokal Dirajut Jadi Produk Fashion Modern

M’ECOTIK Tumbuh Bersama BSB, Wastra Lokal Dirajut Jadi Produk Fashion Modern

13 September 2026
Sudah Diusulkan Berkali-kali, Warga Permis-Simpang Rimba Geram Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Sudah Diusulkan Berkali-kali, Warga Permis-Simpang Rimba Geram Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

13 September 2026
BSB Toboali Biayai JKN 600 Warga Bangka Selatan, Total CSR Capai Rp1,3 Miliar

BSB Toboali Biayai JKN 600 Warga Bangka Selatan, Total CSR Capai Rp1,3 Miliar

13 September 2026
ADVERTISEMENT

Tags

ADV Advertorial Algafry Rahman Bangka Barat Bangka Belitung Bangka Selatan Bangka Tengah Bank Sumsel Babel Bawaslu Belitung Beltim BSB BUMN Bupati Bangka Tengah DPRD DPRD Babel Erzaldi Rosman Djohan Gubernur Babel Hidayat Arsani IUP Kapolda Babel KPU Lingkungan MIND ID Molen Nelayan Pangkalpinang Pangkalpinang Pemilu 2024 Pemkab Bangka Tengah Pemkot Pangkalpinang Pemprov Babel Pilkada 2024 Pj Gubernur Babel Polda Babel Politik Program CSR PT Timah Tbk PT Timah PT Timah Tbk Rina Tarol Safrizal Zakaria Ali Sawit Timah TINS UMKM
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Lingkungan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Makro
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Destinasi
    • Kuliner
    • Budaya
    • Humaniora
  • Olahraga
  • Lokal Newsroom
    • Pangkalpinang
    • Bangka Tengah
    • Bangka
    • Belitung
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
  • Newsroom
    • Newsroom
    • Kontak
    • Disclaimer
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved