https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber
Selasa, September 1, 2026
  • Login
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/ https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/ https://aksaranewsroom.id/2023/10/21/pahami-propaganda-buzzer-di-tahun-politik-berikut-pola-kerja-dan-pengaruh-negatifnya/
ADVERTISEMENT

Kenali Jenis, Persebaran, dan Bahaya Hoaks!

Hendri J. Kusuma by Hendri J. Kusuma
21 Mei 2024
0 0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

AksaraNewsroom.ID – Dunia mayantara Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Pesatnya perkembangan telepon pintar membuat publik semakin mudah mengakses beragam informasi dan berita hanya dalam genggaman tangan, Namun imbasnya, informasi palsu atau hoaks ikut tersebar dengan mudah yang bagi sejumlah orang malah diyakini sebagai kebenaran.

Dengan kemudahan akses terhadap informasi, nyatanya ancaman dari hoaks atau informasi gadungan masih tidak dapat diatasi. Informasi yang seharusnya menjadi salah satu sumber untuk menambah wawasan, dan memperbarui pengetahuan, bahkan tak jarang informasi digunakan sebagai bahan dasar dalam membuat keputusan, justru (terkadang) tersebar sebagai ‘hidangan’ yang tidak sehat bagi penerima. Sampah informasi bertebaran secara masif tanpa verifikasi dan konfirmasi.

Era internet yang serba memberi kemudahan ini justru berbalik menyerang, membuka kesempatan luas bagi berita-berita bohong untuk masuk dan meresahkan publik. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI mengungkapkan, terdapat lebih dari 800.000 situs di Indonesia yang terindikasi sebagai penyebar informasi palsu. Sepanjang periode Agustus 2018- Desember 2023, Kemenkominfo RI mencatat adanya temuan konten hoaks sebanyak 12.547 kasus yang beredar di website dan platform digital. Kesehatan menjadi isu dengan penyumbang hoaks terbesar (2.357), disusul pemerintahan dan penipuan masing-masing 2.210 konten, politik 1.628 konten, dan lain-lain 1.030 konten.

Tanpa disadari, gangguan informasi yang didominasi menyebar melalui dunia maya diproduksi dengan beragam’karya’. UNESCO dalam publikasinya berjudul “Journalism, Fake News and Disinformation” yang dirilis tahun 2018 telah membagi hoaks alias kabar bohong ini menjadi 3 kategori, yaitu misinformasi, disinformasi dan malinformasi.

Misinformasi

Misinformasi adalah informasi salah yang disebarkan oleh orang yang mempercayainya sebagai hal yang benar. Orang yang berbagi konten keliru tersebut sebenarnya tidak memiliki tujuan jahat, dan sejatinya ingin membantu penerima informasi. Hal ini biasanya terjadi didorong oleh faktor sosiopsikologis, karena ingin terhubung dengan orang yang memiliki identitas yang sama dengan mereka, misalnya memiliki suku yang sama atau minat yang sama. Akan tetapi hal tersebut dilakukan tanpa terlebih dahulu melakukan verifikasi atas kebenaran konten.

Disinformasi

Disinformasi adalah kebohongan yang disengaja dan berkenaan dengan orang-orang yang disesatkan secara aktif oleh aktor jahat. Pembuat atau penyebar konten mengetahui bahwa informasi tersebut palsu (fabricated), tetapi tetap menyebarkannya karena ingin mempengaruhi opini publik, dan mendapatkan keuntungan tertentu atas tersebarnya informasi palsu.

Malinformasi

Malinformasi adalah iInformasi yang benar berdasarkan realitas, atau berdasarkan penggalan, atau keseluruhan fakta obyektif. Tetapi, informasi tersebut dalam penyajiannya dikemas sedemikian rupa agar merugikan pihak lain, baik perseorangan, organisasi, atau negara lain. Beberapa bentuk pelecehan (verbal), ujaran kebencian, dan diskriminasi, serta penyebaran informasi hasil pelanggaran privasi, dan data pribadi adalah ragam bentuk malinformasi.

Dengan memahami konsep kategorisasi yang ditawarkan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO di atas, kita bisa memahami bahwa isu hoaks tak bisa dipandang sebagai suatu yang sederhana. Media sosial masih lah menjadi sumber penyebaran paling berpengaruh terhadap persebaran hoaks. “Kita tidak bisa mengelak. Dunia maya tidak bisa kita raba, namun menimbulkan efek nyata,” ujar Kepala Pusat Penelitian Masyarakat dan Budaya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) , Sri Sunarti pada “Seminar Nasional Media Sosial dan Tantangan Indonesia di Masa Depan,” Selasa (17/12) di Jakarta.

Media sosial memainkan peran lebih besar selain sebagai sumber informasi, yakni sebagai ruang berkomunikasi dengan lingkaran internal yang sifatnya intim, sekaligus sebagai ruang diskusi yang sifatnya publik. Sayangnya, media sosial masih menjadi sumber informasi yang dianggap menjadi ladang penyebaran hoaks dengan berbagai jenisnya itu (misinformasi, disinformasi, malinformasi).

Bahkan, hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja, tetapi persoalan tersebut berdasarkan survei Ipsos dan UNESCO juga ditemukan di 16 negara. Mayoritas atau 68% responden menilai hoaks paling banyak menyebar di media sosial seperti Facebook, YouTube, X/Twitter, Instagram, TikTok, dan lainnya.

Grup aplikasi pesan online seperti WhatsApp, Telegram, dan sebagainya juga dianggap banyak menjadi sarana penyebaran hoaks. Hal ini dinyatakan oleh 38% responden. Kemudian, 20% responden menganggap berita bohong banyak tersebar di situs/aplikasi media massa, 19% di televisi, dan 11% responden menilai hoaks banyak menyebar dari diskusi dengan teman, keluarga, atau kolega. Sementara, responden yang menganggap hoaks banyak tersebar di koran/majalah ada 10%, dan di radio proporsinya paling kecil yakni 4%.

Mengerucut ke Indonesia, Facebook masih menjadi media sosial yang paling sering ditemukan konten hoaks oleh masyarakat menurut laporan Kemenkominfo RI bersama Katadata Insight Center (KIC), dengan persentase mencapai 55,9% pada 2022. Selain Facebook, ada pula warga yang sering menemukan hoaks di berita online dengan persentase sebesar 16%. WhatsApp juga merupakan sarang hoaks yang kerap ditemukan warga RI yakni sebanyak 13,9%. Kemudian, responden juga menemukan hoaks di Instagram 7,4%, diikuti Twitter 2%, koran/majalah 1,4%, Line 0,5%, dan radio 0,3%. Sisanya, 10,9% responden mengaku tidak menemukan hoaks sama sekali.

Penyebaran hoaks di media sosial menjadi kasus yang serius di Indonesia. Pada era serba internet, masyarakat Indonesia harus memahami pentingnya literasi media agar tidak termakan kabar hoaks. Data-data yang terangkum di atas menunjukkan banyak masyarakat Indonesia yang masih kesulitan membedakan informasi yang benar atau salah.

Dampak hoaks bisa sangat serius dan sangat luas, bahkan sampai mengganggu hubungan sosial, menyasar emosi masyarakat, dan menimbulkan opini negatif sehingga terjadi disintergratif bangsa. Hoaks memberikan provokasi, yaitu menyulut kebencian, kemarahan, hasutan kepada orang banyak, bahkan dapat menimbulkan skizofrenia, atau gangguan mental berat yang dapat mempengaruhi tingkah laku, emosi, dan komunikasi seseorang. Hoaks juga akan berpengaruh terhadap kestabilan politik dan keamanan.

Editor : Hendri J. Kusuma

Tags: BeritaBerita BohongBerita PalsuHoaxITEKonten
ShareTweetSend

Related Posts

Metropolitan Boom by Mirranda Atelier: Elegansi Baru Perempuan di Tengah Ritme Kota

Metropolitan Boom by Mirranda Atelier: Elegansi Baru Perempuan di Tengah Ritme Kota

by Hendri J. Kusuma
18 Mei 2026
0

AksaraNewsroom.ID - Di tengah denyut kota yang tak pernah benar-benar berhenti, Metropolitan Boom dari Mirranda Atelier hadir seperti sebuah interpretasi...

Comeback Bersejarah Slank di Babel, Sepuluh Tahun Penantian Terbayar Tuntas

Comeback Bersejarah Slank di Babel, Sepuluh Tahun Penantian Terbayar Tuntas

by Hendri J. Kusuma
25 Januari 2026
0

PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID – Legenda rock nasional Indonesia, Slank, menghadirkan momen tak terlupakan bagi ribuan masyarakat Bangka Belitung dengan penampilan gemilang...

Slank Comeback di Babel! SOB Vol 5 Siap Ramaikan Awal 2026, Tiket Dimulai 99K

Slank Comeback di Babel! SOB Vol 5 Siap Ramaikan Awal 2026, Tiket Dimulai 99K

by Hendri J. Kusuma
2 Desember 2025
0

PANGKALPINANG, AksaraNewsroom.ID Penantian panjang Slanker Bangka Belitung akhirnya terbayar. Band legendaris Slank dipastikan bakal tampil di Alpha Kreatif Entertainment (AKA)...

Load More
Next Post
Nelayan Desa Rias Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan Berkurang, Limbah Tambak Udang Disinyalir Menjadi Penyebab

Nelayan Desa Rias Keluhkan Hasil Tangkapan Ikan Berkurang, Limbah Tambak Udang Disinyalir Menjadi Penyebab

Informasi Pj Bupati Bangka Diganti, Budi Utama: Masih Tunggu Surat Resmi

Informasi Pj Bupati Bangka Diganti, Budi Utama: Masih Tunggu Surat Resmi

Terdapat Komisioner KPU Pangkalpinang Ternyata Tolak Tandatangan Penetapan Caleg Terpilih, Bantah Soal Voting Suara

Usai Jalani Sidang di DKPP, Lima Komisioner KPU Pangkalpinang kini Dilaporkan ke Gakkumdu Bawaslu

Bawaslu Babel Benarkan Terima Laporan Mantan PPK Bukit Intan Terhadap KPU Pangkalpinang

Bawaslu Babel Benarkan Terima Laporan Mantan PPK Bukit Intan Terhadap KPU Pangkalpinang

Ambyar! Konser NDX AKA Pukau Ribuan Penonton di Bangka Belitung

Ambyar! Konser NDX AKA Pukau Ribuan Penonton di Bangka Belitung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

  • 5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respon Gugatan PTUN! DL Wagub Babel Telah Habiskan Rp217 Juta dalam 3 bulan, Gubernur Hidayat Ternyata Segini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

23 April 2024
Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

4 Februari 2025
Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

18 Juni 2025
Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

20 Juni 2023
Pemkot Pangkalpinang Terima 130 Kuota PPPK 2022, Ini Formasi dan Jadwal Pelaksanaannya

Pemkot Pangkalpinang Terima 130 Kuota PPPK 2022, Ini Formasi dan Jadwal Pelaksanaannya

1
Larangan Ekspor Timah, Berdampak Terhadap Pelaku Usaha dan Perekonomian Babel?

Larangan Ekspor Timah, Berdampak Terhadap Pelaku Usaha dan Perekonomian Babel?

1
Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di DPC Demokrat Pangkalpinang Dihentikan

Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di DPC Demokrat Pangkalpinang Dihentikan

1
Sesalkan Anggota Satpol-PP Pangkalpinang Terjerat Narkoba, Rio Setiady: penegak peraturan justru melanggar!

Anggota Komisi I DPRD Pangkalpinang Wanti-wanti Proses Rekrutmen PPPK

1
Harga BBM 1 September 2026 Naik, Ini Daftar Terbarunya

Harga BBM 1 September 2026 Naik, Ini Daftar Terbarunya

1 September 2026
Cegah Kejahatan di Jam Rawan, URC Polda Babel Sisir Sejumlah Titik di Pangkalpinang

Cegah Kejahatan di Jam Rawan, URC Polda Babel Sisir Sejumlah Titik di Pangkalpinang

31 Agustus 2026
4 PJU Polda Babel Berganti, Dirreskrimsus hingga Ka SPN Dimutasi

4 PJU Polda Babel Berganti, Dirreskrimsus hingga Ka SPN Dimutasi

31 Agustus 2026
Dikira Angkut Tepung, Truk di Tanjung Kalian Ini Ternyata Sembunyikan 15 Balok Timah

Dikira Angkut Tepung, Truk di Tanjung Kalian Ini Ternyata Sembunyikan 15 Balok Timah

31 Agustus 2026
ADVERTISEMENT

Tags

ADV Advertorial Algafry Rahman Bangka Barat Bangka Belitung Bangka Selatan Bangka Tengah Bank Sumsel Babel Bawaslu Belitung Beltim BSB BUMN Bupati Bangka Tengah DPRD DPRD Babel Erzaldi Rosman Djohan Gubernur Babel Hidayat Arsani IUP Kapolda Babel KPU Lingkungan MIND ID Molen Nelayan Pangkalpinang Pangkalpinang Pemilu 2024 Pemkab Bangka Tengah Pemkot Pangkalpinang Pemprov Babel Pilkada 2024 Pj Gubernur Babel Polda Babel Politik Program CSR PT Timah Tbk PT Timah PT Timah Tbk Rina Tarol Safrizal Zakaria Ali Sawit Timah TINS UMKM
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Lingkungan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Makro
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Destinasi
    • Kuliner
    • Budaya
    • Humaniora
  • Olahraga
  • Lokal Newsroom
    • Pangkalpinang
    • Bangka Tengah
    • Bangka
    • Belitung
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
  • Newsroom
    • Newsroom
    • Kontak
    • Disclaimer
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved