BISNIS, AksaraNewsroom.ID – Jakarta Futures Exchange (JFX) bersama Kliring Berjangka Indonesia (KBI) menggelar buka puasa bersama pelaku pasar fisik timah di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Kamis (5/3/2026) di Tsahang Resto Pangkalpinang.
Selain pelaku pasar timah di Pangkalpinang, JFX–KBI juga mengundang perwakilan media lokal serta anak-anak dari Panti Asuhan Nur Rahmah dan Panti Asuhan Muara Kasih Bunda.
Direktur Utama Jakarta Futures Exchange, Yazid Kanca Surya mengatakan momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat hubungan dengan para pelaku pasar fisik timah sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung perdagangan komoditas yang sehat dan transparan.
“Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kita semua untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kolaborasi antar pelaku pasar fisik timah,” kata dia, dalam pernyataan resminya.
Kanca menyatakan JFX akan terus mendorong terciptanya perdagangan timah yang transparan dan berintegritas untuk mendukung perekonomian nasional dan daerah.
“JFX berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya perdagangan timah yang transparan, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi perekonomian nasional maupun daerah,” ujar Kanca.
Senada dengan itu, Direktur Utama Kliring Berjangka Indonesia, Budi Susanto, menilai sinergi antara bursa, lembaga kliring dan pelaku pasar merupakan faktor penting dalam menjaga kredibilitas serta keberlanjutan perdagangan komoditas di Indonesia.
“KBI sebagai lembaga kliring akan terus mendukung terciptanya ekosistem perdagangan yang aman, transparan, dan terpercaya. Melalui kebersamaan seperti ini, komunikasi dan kolaborasi antara seluruh pelaku industri diharapkan semakin kuat,” kata Budi.
Selain kegiatan buka puasa bersama, JFX dan KBI juga menyerahkan santunan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Nur Rahmah dan Muara Kasih Bunda sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.
Para pelaku pasar fisik timah yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi ruang komunikasi antara pelaku industri dengan pihak bursa dan lembaga kliring.
Melalui kegiatan ini, JFX dan KBI berharap hubungan dengan para pelaku pasar fisik timah dapat terus diperkuat guna mendorong perdagangan timah yang lebih sehat, transparan,
dan berkelanjutan di Indonesia (*)





















