https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/ https://aksaranewsroom.id/kontak/
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Juni 2, 2026
  • Login
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aksara Newsroom
No Result
View All Result
https://aksaranewsroom.id/ https://aksaranewsroom.id/ https://aksaranewsroom.id/
ADVERTISEMENT

DPRD Babel Minta Dugaan Kartel Sawit Diusut, Soroti Penurunan Harga TBS yang Terjadi Serentak

Hendri J. Kusuma by Hendri J. Kusuma
2 Juni 2026
0 0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

AksaraNewsroom.ID – Anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit di Bangka Belitung memicu dugaan adanya permainan harga di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS). Isu tersebut mengemuka dalam rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Babel bersama APDESI yang membahas dampak kebijakan perdagangan dan ekspor crude palm oil (CPO) terhadap petani sawit.

Anggota Komisi II DPRD Babel, Rina Tarol menilai terdapat sejumlah kejanggalan yang perlu ditelusuri lebih jauh, terutama ketika beberapa PKS menurunkan harga pembelian TBS dalam waktu yang hampir bersamaan.

“Kami meminta APH menyelidiki informasi dugaan kartel dan permainan harga. Ada indikasi sejumlah PKS menurunkan harga secara serentak tanpa alasan yang transparan. Di sisi lain, harga CPO dunia relatif stabil tentu menjadi indikator awal,” kata Rina diwawancarai Aksara, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar di tengah relatif stabilnya harga CPO di pasar global. Karena itu, lanjut dia, DPRD meminta keterlibatan KPPU untuk memastikan tidak terjadi praktik persaingan usaha yang merugikan petani.

“Kalau harga CPO dunia tidak mengalami penurunan signifikan, tetapi harga TBS petani terus ditekan, tentu ada hal yang harus dijelaskan kepada publik,” ujarnya.

  • Baca Juga: Apkasindo: Masalah Sawit Bukan Regulasi, Tapi Lemahnya Pengawasan Harga TBS

Selain dugaan permainan harga, kata Rina, DPRD Babel juga menerima laporan terkait dugaan manipulasi timbangan dan rendemen yang berpotensi mengurangi pendapatan petani saat menjual hasil panennya ke PKS.

FOTO: RDP Tata Niaga Sawit di DPRD Babel/dok.HUMAS DPRD BABEL

“Kami menerima keluhan soal timbangan dan rendemen yang dianggap tidak transparan. Ini persoalan serius karena langsung menyangkut hak dan pendapatan petani,” katanya.

Rina juga menyoroti lemahnya kepatuhan sejumlah perusahaan terhadap harga TBS yang telah ditetapkan pemerintah daerah melalui tim penetapan harga. Menurutnya, masih ditemukan perusahaan yang membeli TBS di bawah harga yang telah disepakati.

“Setiap dua minggu pemerintah menetapkan harga, tetapi di lapangan masih ada perusahaan yang membeli di bawah ketentuan. Ini menunjukkan ada persoalan dalam pengawasan,” ujarnya.

Untuk itu, DPRD meminta pemerintah daerah tidak hanya menjadi penonton, melainkan mengambil langkah konkret melalui pengawasan yang lebih ketat dan pemberian sanksi terhadap perusahaan yang terbukti melanggar aturan.

“Kalau ada pelanggaran, harus ada tindakan tegas. Jangan sampai aturan hanya berlaku di atas kertas sementara petani terus dirugikan,” ujarnya.

  • Baca Juga: DPRD Babel Temukan Dugaan Ketidaksesuaian Regulasi di Industri Sawit

Rina melanjutkan, DPRD Babel juga mendorong keterlibatan Satgas Pangan Polri dan Polda Babel untuk melakukan pengawasan menyeluruh terhadap tata niaga sawit, termasuk mengaudit pelaksanaan program kemitraan plasma yang menjadi kewajiban perusahaan perkebunan.

“Kami ingin ada pengawasan langsung di lapangan, termasuk terhadap kewajiban plasma. Jangan sampai perusahaan menikmati keuntungan, tetapi hak masyarakat tidak dipenuhi,” katanya.

Sebagai langkah lanjutan, Komisi II DPRD Babel membuka peluang pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Tata Niaga Sawit apabila ditemukan indikasi kuat adanya permainan harga maupun pelanggaran lain yang merugikan petani.

Menurut Rina, persoalan tata niaga sawit telah berlangsung terlalu lama dan menjadi sumber keresahan masyarakat di berbagai daerah. Karena itu, DPRD menilai sudah saatnya dilakukan langkah luar biasa agar rantai perdagangan sawit berjalan lebih adil dan transparan.

“Kami tidak ingin petani terus berada di posisi paling lemah. Jika ada praktik yang merugikan mereka, harus diungkap dan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” kata dia.

  • Baca Juga: Izin Perusahaan Sawit ‘Nakal’ Bisa Dicabut, DPRD Babel Awasi Pemenuhan Plasma

Dikutip Aksara Newsroom dari salah satu media lokal, Ketua DPD APKASINDO Bangka Tengah, Maladi, SH, menilai persoalan utama yang dihadapi petani sawit saat ini bukan terletak pada regulasi, melainkan lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan harga tandan buah segar (TBS) yang telah ditetapkan bersama.

Menurut Maladi, harga TBS yang berlaku di pabrik kelapa sawit (PKS) sejatinya telah ditetapkan melalui kesepakatan antara perusahaan, perwakilan petani, dan pemerintah. Namun dalam praktiknya, harga yang diterima petani di lapangan kerap tidak sesuai dengan hasil penetapan tersebut.

“Kami menegaskan bahwa yang paling penting saat ini adalah pengawasan. Harga TBS sudah diputuskan bersama antara pabrik, perwakilan petani, dan stakeholder terkait. Apa yang sudah diputuskan itu harus diawasi pelaksanaannya,” kata Maladi.

Ia menilai selama ini masih terjadi kekeliruan persepsi mengenai pihak yang memiliki kewenangan mengawasi implementasi harga sawit. Menurutnya, APKASINDO hanya berperan sebagai organisasi yang memperjuangkan kepentingan petani, bukan lembaga pengawas.

“APKASINDO itu asosiasi petani. Yang memiliki kewenangan mengawasi adalah pihak yang menetapkan aturan. Dasar hukumnya jelas. Persoalan kita saat ini ada pada lemahnya pengawasan hingga ke tingkat pabrik,” ujarnya.

Maladi menjelaskan, Peraturan Gubernur yang mengatur harga TBS saat ini hanya berlaku pada tingkat pabrik untuk pemegang Delivery Order (DO). Sementara transaksi yang terjadi di tingkat pengepul hingga petani belum sepenuhnya tersentuh mekanisme pengawasan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi celah yang menyebabkan terjadinya disparitas harga di lapangan dan berujung pada kerugian petani.

Meski demikian, APKASINDO masih mengedepankan pendekatan dialog dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mencari solusi bersama. Namun, apabila tidak ada langkah nyata setelah berbagai pertemuan dan pembahasan yang dilakukan, pihaknya tidak menutup kemungkinan mengambil langkah lanjutan bersama petani.

“Kalau tidak ada tindak lanjut dan harga tetap tidak stabil, kami akan membahas langkah berikutnya bersama petani. Tidak menutup kemungkinan melakukan aksi penyampaian pendapat atau turun ke jalan,” tegasnya.

Ia menambahkan, APKASINDO sengaja tidak mengerahkan massa petani dalam audiensi kali ini agar suasana tetap kondusif dan fokus pada upaya mencari solusi terhadap persoalan yang dihadapi petani sawit.

Terkait perkembangan harga, Maladi mengungkapkan bahwa harga TBS di sejumlah daerah mulai mengalami kenaikan. Di Bangka Tengah, harga TBS saat ini berada di kisaran Rp2.500 per kilogram. Sementara di Bangka Selatan masih ditemukan harga di bawah Rp2.400 per kilogram, sedangkan di Bangka Induk mencapai sekitar Rp2.900 per kilogram.

“Di Bangka Tengah sekarang sudah sekitar Rp2.500 per kilogram. Bangka Selatan masih ada yang di bawah Rp2.400, sedangkan di Bangka Induk ada yang mencapai Rp2.900 per kilogram,” ujarnya.

Meski menunjukkan tren perbaikan, harga tersebut dinilai masih jauh dari harapan petani. Maladi mengatakan, dalam pembahasan sebelumnya bersama DPRD Babel, petani berharap harga TBS dapat berada di kisaran Rp3.100 per kilogram.

“Harapan kami bersama DPRD Babel sebelumnya harga bisa berada di kisaran Rp3.100 per kilogram. Namun kenyataannya masih banyak petani yang menjual di bawah angka tersebut. Karena itu, sekali lagi, pengawasan menjadi kunci utama,” pungkasnya.

Penulis: Hendri J. Kusuma/DD

  • Baca Juga: Warga 8 Desa Tagih Kewajiban PT GML, Keluh Warga ke DPRD Babel: Kami Hanya Jadi Penonton
Tags: ApkasindoBabelDPRD BabelKelapa SakitPabrik Kelapa SawitPKSPolisiRegulatorRina TarolSatgas PanganTBS
ShareTweetSend

Related Posts

Apkasindo: Masalah Sawit Bukan Regulasi, Tapi Lemahnya Pengawasan Harga TBS

Apkasindo: Masalah Sawit Bukan Regulasi, Tapi Lemahnya Pengawasan Harga TBS

by Hendri J. Kusuma
2 Juni 2026
0

AksaraNewsroom.ID — Di tengah masih terjadinya perbedaan harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani, Ketua DPD APKASINDO Bangka...

Melalui Hari Lahir Pancasila, PT TIMAH Perkokoh Semangat Nasionalisme Karyawan

Melalui Hari Lahir Pancasila, PT TIMAH Perkokoh Semangat Nasionalisme Karyawan

by Hendri J. Kusuma
1 Juni 2026
0

AksaraNewsroom.ID – PT TIMAH (Persero) Tbk menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 secara serentak di seluruh wilayah operasional...

Gubernur Hidayat Arsani Ingatkan ASN Jadikan Pancasila Pedoman Membangun Babel

Gubernur Hidayat Arsani Ingatkan ASN Jadikan Pancasila Pedoman Membangun Babel

by Hendri J. Kusuma
1 Juni 2026
0

AksaraNewsroom.ID – Gubernur Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 pada Senin (1/6/2026). Upacara...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

  • 5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Respon Gugatan PTUN! DL Wagub Babel Telah Habiskan Rp217 Juta dalam 3 bulan, Gubernur Hidayat Ternyata Segini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

5 Smelter Timah Disita Kejagung Bakal Beroperasi Kembali, Dikelola BUMN Menugaskan PT Timah

23 April 2024
Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

Bocah Perempuan Korban Diterkam Buaya Ditemukan di Dekat Perairan Jembatan Emas

4 Februari 2025
Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

Breaking News! Kejati Babel Diduga Geledah Kantor BWS Babel

18 Juni 2025
Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

Mitos Sentuh Kelamin Patung Victor Noir Cegah Kemandulan

20 Juni 2023
Pemkot Pangkalpinang Terima 130 Kuota PPPK 2022, Ini Formasi dan Jadwal Pelaksanaannya

Pemkot Pangkalpinang Terima 130 Kuota PPPK 2022, Ini Formasi dan Jadwal Pelaksanaannya

1
Larangan Ekspor Timah, Berdampak Terhadap Pelaku Usaha dan Perekonomian Babel?

Larangan Ekspor Timah, Berdampak Terhadap Pelaku Usaha dan Perekonomian Babel?

1
Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di DPC Demokrat Pangkalpinang Dihentikan

Tak Ditemukan Kerugian Negara, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi di DPC Demokrat Pangkalpinang Dihentikan

1
Kurangi Ketergantungan Impor Bahan Pangan di Babel, PT TAM Siapkan Perkebunan Cabai dan Jagung

Kurangi Ketergantungan Impor Bahan Pangan di Babel, PT TAM Siapkan Perkebunan Cabai dan Jagung

1
DPRD Babel Minta Dugaan Kartel Sawit Diusut, Soroti Penurunan Harga TBS yang Terjadi Serentak

DPRD Babel Minta Dugaan Kartel Sawit Diusut, Soroti Penurunan Harga TBS yang Terjadi Serentak

2 Juni 2026
Apkasindo: Masalah Sawit Bukan Regulasi, Tapi Lemahnya Pengawasan Harga TBS

Apkasindo: Masalah Sawit Bukan Regulasi, Tapi Lemahnya Pengawasan Harga TBS

2 Juni 2026
Melalui Hari Lahir Pancasila, PT TIMAH Perkokoh Semangat Nasionalisme Karyawan

Melalui Hari Lahir Pancasila, PT TIMAH Perkokoh Semangat Nasionalisme Karyawan

1 Juni 2026
Gubernur Hidayat Arsani Ingatkan ASN Jadikan Pancasila Pedoman Membangun Babel

Gubernur Hidayat Arsani Ingatkan ASN Jadikan Pancasila Pedoman Membangun Babel

1 Juni 2026
ADVERTISEMENT

Tags

ADV Advertorial Algafry Rahman Bangka Barat Bangka Belitung Bangka Selatan Bangka Tengah Bank Sumsel Babel Bawaslu Belitung BSB BUMN Bupati Bangka Tengah DPRD DPRD Babel Erzaldi Rosman Djohan Gubernur Babel Hidayat Arsani IUP Kapolda Babel Koba KPU Lingkungan MIND ID Mobil Sehat PT Timah Tbk Molen Nelayan Pangkalpinang Pangkalpinang Pemilu 2024 Pemkab Bangka Tengah Pemkot Pangkalpinang Pemprov Babel Pilkada 2024 Pj Gubernur Babel Polda Babel Politik Program CSR PT Timah Tbk PT Timah PT Timah Tbk Rina Tarol Safrizal Zakaria Ali Timah TINS UMKM
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Newsroom
  • Pedoman Media Siber

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Lingkungan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Makro
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Destinasi
    • Kuliner
    • Budaya
    • Humaniora
  • Olahraga
  • Lokal Newsroom
    • Pangkalpinang
    • Bangka Tengah
    • Bangka
    • Belitung
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
  • Newsroom
    • Newsroom
    • Kontak
    • Disclaimer
  • Aksara Newsroom | Bertutur Dengan Data

PT. AKSARA MEDIA INDONESIA - All rights reserved