JEBUS, AksaraNewsroom.ID – Seorang pekerja tambang timah yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menyelam di Pantai Penganak, Bangka Barat, ditemukan tewas pada Minggu (13/7/2025) siang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Aksara Newsroom, Tim SAR gabungan menemukan jasad korban di kedalaman 10 meter.
Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal ia dikabarkan hilang.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, menjelaskan korban ditemukan oleh tim penyelam pada pukul 11.20 WIB.
“Tim penyelam berhasil menemukan tubuh korban dalam kedalaman 10 meter tidak jauh dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap I Made Oka Astawa, dalam keterangan tertulisnya.
Setelah proses evakuasi, jenazah korban langsung dibawa dan diserahkan kepada keluarga di rumah duka.
Kronologi Hilangnya Korban
Korban berinisial A.R (29), warga Desa Penganak, dikabarkan hilang saat melakukan penyelaman menggunakan selang kompresor di Perairan Penganak.
Kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB, disaat posisi korban tengah menyelam.
Rekan korban yang berada di permukaan melihat selang kompresor milik A.R tiba-tiba kendor dan terlepas.
Merespon situasi itu, ia segera mencoba menyelam untuk mencari A.R, namun tak ditemukan keberadaannya.
Upaya pencairan korban tak kunjung membuahkan hasil hingga sore hari.
Keluarga korban kemudian melaporkan peristiwa ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang.
Mendapat informasi itu, Oka mengatakan bahwa Tim Rescue dari Unit Siaga SAR (USS) Mentok langsung dikerahkan ke lokasi kejadian dengan koordinat 1°36’19.01″S dan 105°23’36.02″E.
Tim SAR gabungan yang turun dalam pencarian terdiri dari personel Kansar Pangkalpinang, Pos Binpotmar AL, Satpolairud Polres Bangka Barat, BPBD Kabupaten Bangka Barat, serta keluarga korban. (*)





















