AksaraNewsroom.ID – PDI Perjuangan Provinsi Bangka Belitung menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi penerus partai melalui pelantikan badan dan organisasi sayap masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di Kantor DPD PDI Perjuangan Babel, Sabtu (13/6/2026).
Pelantikan dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Babel, Didit Srigusjaya, didampingi Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan Rudianto Tjen, Wakil Sekretaris Jenderal DPP BMI Rifki Arsila, Ketua Bidang Pangan DPP BMI Galih serta Sekretaris DPD PDI Perjuangan Babel Imam Wahyudi.
Dalam pelantikan tersebut, organisasi sayap PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menetapkan Bayu Hardianto sebagai ketua, Rais Abdillah sebagai sekretaris dan Annisa Nurul Izza sebagai bendahara.
Ketua DPD BMI Babel yang baru dilantik, Bayu Hardianto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi kepemudaan tersebut.
“Akan segera membuat program untuk menjangkau anak muda sesuai arahan bapak Rudianto Tjen dan bapak ketua Didit Srigusjaya untuk membuka ruang selebar-lebarnya untuk aktivitas dan kreativitas anak muda,” ujar Bayu, Sabtu (13/6) dikutip Aksara.
- Baca Juga: DPC PDIP Pangkalpinang Mulai Konsolidasi Internal, Jaring Kader Terbaik untuk Perkuat Akar Rumput
Ia menegaskan komitmennya menjadikan BMI sebagai wadah generasi muda dalam mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kapasitas kepemimpinan di Bangka Belitung.
“Dan kami berharap, bahwa kami selalu disupport dan dibimbing untuk membawa generasi muda di Babel menjadi inspiratif anak muda di Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Babel, Didit Srigusjaya, menegaskan partainya akan terus membuka ruang dialog dengan kalangan mahasiswa guna menyerap berbagai aspirasi masyarakat.
“Kami ingin mendengar langsung pandangan dan masukan mahasiswa. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan kami untuk kepentingan rakyat,” kata Didit.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memperkuat demokrasi serta memastikan kebijakan yang diperjuangkan partai tetap berpihak kepada masyarakat.
Didit juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga iklim demokrasi yang kondusif di Bangka Belitung serta memperkuat semangat persatuan di tengah berbagai perbedaan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, meminta seluruh badan dan organisasi sayap partai agar tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Kader harus menjadi pelayan rakyat. Setelah dilantik, tugas berikutnya adalah bekerja, turun ke masyarakat, mendengar persoalan rakyat dan ikut mencari solusinya,” ujarnya.
Rudianto juga mendorong terbangunnya kolaborasi antara mahasiswa dan organisasi sayap partai dalam meningkatkan kesadaran kebangsaan, memperkuat persatuan, serta melahirkan gagasan-gagasan progresif bagi kemajuan Bangka Belitung dan Indonesia.
Momentum pelantikan badan dan organisasi sayap partai tersebut semakin istimewa karena dilaksanakan bersamaan dengan Seminar Nasional Bulan Bung Karno 2026 yang mengangkat tema “Menyalakan Kembali Api Perjuangan Bung Karno: Kedaulatan Bangsa, Keberanian Berpikir dan Peran Mahasiswa di Era Global.”
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan daerah, di antaranya Anggota DPR RI Adian Napitupulu serta sejarawan dan budayawan Bangka Belitung, Dato Akhmad Elvian.
Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, Bupati Bangka Barat Markus, Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda, jajaran pengurus partai, serta kader PDI Perjuangan dari berbagai daerah di Bangka Belitung.***
















