AksaraNewsroom.ID – Niat menyelamatkan rekan yang terjatuh ke laut berujung petaka. Dua Anak Buah Kapal (ABK) KM Kenanga Indah, Rikky (22) dan M. Farhan (25), dilaporkan hilang setelah terseret arus kencang di Perairan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (27/7/2026).
Berdasarkan informasi yang diperoleh Aksara Newsroom, keduanya hingga kini masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 11.00 WIB saat Rikky sedang mandi di buritan kapal. Tiba-tiba kapal oleng sehingga korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke laut.
Melihat rekannya tercebur, M. Farhan tanpa ragu melompat ke laut untuk memberikan pertolongan. Namun derasnya arus di lokasi kejadian membuat upaya penyelamatan itu berakhir tragis.
Keduanya justru terseret arus dan menghilang.
Rekan-rekan sesama ABK bersama nelayan setempat langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga pukul 19.00 WIB.
Karena kedua korban belum ditemukan, pemilik kapal, Albar Gumilar, melaporkan insiden tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang pada pukul 20.19 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pangkalpinang segera mengerahkan satu Tim Rescue dari Unit Siaga SAR (USS) Toboali menuju lokasi atau Last Known Position (LKP) untuk melaksanakan operasi pencarian.
Kedua korban diketahui mengenakan pakaian berwarna hitam saat kejadian.
Operasi SAR gabungan melibatkan personel Rescuer USS Toboali, Polsek Lubuk Besar, Satpolairud Polres Bangka Tengah, ABK KM Kenanga Indah, serta nelayan setempat.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengatakan tim langsung diberangkatkan setelah menerima laporan dari pemilik kapal.
“Semalam kami menerima informasi dan langsung menerjunkan tim untuk melakukan pencarian. Hari ini pencarian dilakukan menggunakan rubber boat dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian hingga sektor yang telah ditentukan. Kami berharap upaya pencarian ini dapat membuahkan hasil,” ujar Mikel.
Hingga berita ini diterbitkan, operasi SAR gabungan masih berlangsung dengan penyisiran di sekitar titik koordinat terakhir kedua korban dilaporkan hilang.
















