AksaraNewsroom.ID – Komitmen Bank Sumsel Babel dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus diwujudkan melalui program pembinaan dan pendampingan usaha yang berkelanjutan.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat program tersebut adalah Kedai Azhara, usaha kuliner yang telah berdiri sejak 2001 di Kabupaten Muara Enim.
Setelah bergabung sebagai UMKM Binaan Bank Sumsel Babel sekitar satu setengah tahun lalu, Kedai Azhara mengaku mengalami peningkatan kinerja usaha, terutama dari sisi penjualan. Peningkatan tersebut didukung oleh akses pembiayaan, pendampingan pengelolaan usaha, serta berbagai peluang promosi yang difasilitasi Bank Sumsel Babel melalui beragam kegiatan dan kanal pemasaran.
Keberhasilan Kedai Azhara menjadi contoh bahwa pelaku UMKM yang mampu menjaga konsistensi, berinovasi, dan beradaptasi terhadap perkembangan pasar memiliki peluang untuk terus berkembang dan memperkuat daya saing.
Bank Sumsel Babel menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis bagi pelaku UMKM di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung. Melalui program pembinaan yang komprehensif, bank berupaya membantu pelaku usaha memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas bisnis, serta memperkuat daya saing produk lokal.
Menurut Bank Sumsel Babel, pertumbuhan UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam mendorong perekonomian daerah. Karena itu, kolaborasi yang berkelanjutan dengan pelaku usaha akan terus diperkuat agar semakin banyak UMKM yang mampu berkembang secara sehat, berdaya saing, dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Langkah tersebut sejalan dengan visi Bank Sumsel Babel untuk menjadi mitra terpercaya dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Bank Sumsel Babel berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).***


















