TOBOALI, AksaraNewsroom.ID – Musda DPD Partai Golkar Bangka Selatan (Basel) memunculkan satu pesan kuat. Pasalnya, Ketua DPD Golkar Basel yang baru terpilih, Rina Tarol dan Sekretaris DPD I Golkar Bangka Belitung (Babel), Algafry Rahman, kompak menyoroti kehadiran kader di tengah masyarakat.
Algafry Rahman menegaskan, kemenangan politik tidak mungkin diraih tanpa kehadiran nyata di tengah rakyat.
“Seluruh kader dan fraksi harus segera turun ke masyarakat, merangkul dan menunjukkan bahwa kita dekat dengan rakyat. Kalau masyarakat memilih kita, artinya mereka tahu siapa kita,” tegas Algafry, Minggu (29/3) di Musda Golkar Basel.
Menurut Algafy, selama ini jarak antara kader dan masyarakat menjadi salah satu faktor yang melemahkan basis elektoral Golkar. Karena itu, konsolidasi internal dan kerja politik terstruktur harus segera dipercepat.
“Segera lakukan konsolidasi, dekatkan diri dengan masyarakat untuk meraih kemenangan. Ini target kita mengembalikan kejayaan Golkar,” ujarnya.
Menurut Algafry, Musda bukan sekadar agenda rutin, melainkan titik balik untuk melakukan regenerasi kepemimpinan sekaligus mengoreksi berbagai kelemahan internal partai.
“Ini momentum memperbaiki kekurangan. Target kita adalah bagaimana (Golkar) merebut kepemimpinan, baik di eksekutif maupun legislatif,” katanya.
- Baca Juga: Sekjen Golkar Ingatkan DPD Dituntut Proaktif Hadapi Aspirasi Masyarakat, DPRD Wajib Tindaklanjuti
Sejalan dengan itu, Rina Tarol, yang baru terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Basel, juga secara terbuka mengakui lemahnya kinerja kader, khususnya anggota legislatif di fraksi dalam menjangkau daerah pemilihan.
Ia menyebut minimnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi salah satu penyebab turunnya kepercayaan publik terhadap Golkar.
“Kami akui, fraksi kami hampir tidak pernah turun ke dapil seperti Tukak Sadai dan Pongok. Bagaimana masyarakat mau memilih kami jika kami tidak hadir di tengah mereka,” ungkap Rina.
Rina menegaskan bahwa ke depan seluruh kader harus bekerja dalam kerangka organisasi dan aktif turun ke lapangan, bukan sekadar menjalankan peran secara individual.
Ia memastikan keterwakilan Golkar di seluruh daerah pemilihan serta merebut posisi pimpinan legislatif di Bangka Selatan.
“Minimal semua dapil harus ada keterwakilan. Target kami jelas, merebut pimpinan legislatif. Golkar harus kembali jaya seperti awal berdirinya di Bangka Selatan,” tegasnya.
Tak hanya itu, Rina mulai menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi kontestasi eksekutif. Kader-kader potensial disebut akan dipersiapkan sejak dini untuk bertarung dalam pemilihan kepala daerah.
“Untuk eksekutif, kita lihat ke depan. Tapi kader potensial akan kami siapkan dari sekarang,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD I Golkar Babel, Basit Cinda, menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan Rina Tarol. Ia menilai Rina sebagai figur yang layak dan mampu membawa perubahan serta kemenangan bagi Golkar.
“Ibu Rina sangat layak dan kompeten. Kami berharap sinergi dengan DPD I bisa membawa kemenangan yang berdampak bagi masyarakat Bangka Selatan dan Bangka Belitung,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Musda Golkar Bangka Selatan pun resmi ditutup dan menandai dimulainya fase baru konsolidasi internal dan terpilihnya Rina Tarol secara aklamasi menjadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Bangka Selatan (hjk/dd).





















