BANGKA, AksaraNewsroom.ID – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung (Babel) turut mewaspadai kelancaran arus jelang dan pasca Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Bahkan kwwaspadaan ini juga disertai dengan pemetaan jalur Nataru jalan nasional, curah hujan dari BMKG hingga mitasi bencana. Ada pula posko penjagaan Nataru yang didirkan sebagai upaya penanganan cepat serta tempat beristirahat masyarakat yang berkendaraan.
Kepala BPJN Babel Susan Novelia menjelaskan, berbagai upaya yang dilakukan pihaknya tidak lain dari tindak lanjut arahan dari Kementerian Pekerjaan Umum Penataan Ruang (Kemen PUPR).
Disampaikan Susan juga, bahwa kemantapan jalan nasional saat ini masih 99,85 persen dari ruas jalan 598,65 Km atau terbaik se-Indonesia. Kemudian kemantapan jembatan nasional masih di angka 85,47 persen.
“Kami tidak hanya fokus pada kondisi jalan, tetapi juga kesiapan menghadapi situasi darurat. Alat berat dan material sudah disiapkan agar respons bisa dilakukan secepat mungkin,” kata Susan dalam pertemuan bersama sejumlah wartawan di penyampaian rencana persiapan infrastruktur jalan dan jembatan jalur Nataru pada Rabu, 17 Desember 2025.
Baca Juga: BWS Babel Digeledah Kejaksaan, Anggota DPRD Rina Tarol Minta Pengusutan Tuntas!
Pada persiapan ini juga, pihaknya tetap selalu berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, dan pemerintah daerah setempat guna memastikan kelancaran lalu lintas serta keselamatan pengguna jalan selama Nataru.
Enam titik posko telah didirikan oleh BPJN Babel meliputi ruas jalan penghubung Namang – Koba Kabupaten Bangka Tengah, Ruas Jalan Padang Besar – Batas Kota Pangkalpinang, Ruas Jalan Sungailiat – Batas Pangkalpinang, ruas Jalan Petikan – Pilang, Tanjungpandan Kabupaten Belitung, ruas Jalan Perawas – Badau dan ruas Jalan Lumut – Tanjung Gudang.
Susan mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama di ruas jalan yang mengalami peningkatan volume kendaraan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan. Jika menemukan kerusakan jalan atau kondisi membahayakan, segera laporkan agar bisa kami tindaanjuti,” katanya.
Dengan berbagai upaya tersebut, BPJN Babel optimistis arus lalu lintas Nataru 2025 dapat berjalan aman, lancar, dan minim gangguan, sehingga masyarakat dapat merayakan libur akhir tahun dengan nyaman.
Dalam kesempatan itu juga, disampaikan Susan, bahwa tahun ini pihaknya melakukan penanganan dan pemeliharaan rutin sepanjang 524,72 Km, 50,32 Km rutin kondisi, 16,7 Km preventif. “Ada 0,90 Km yang kami lakukan pekerjaan coding atau menutup lubang sementara sampai ada pekerjaan permanen, karena efisiensi anggaran,” jelasnya.
Disamping itu juga ada pembangunan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah, diantaranya pelebaran ruas jalan Parittiga – Tanjung Ru di Bangka Barat, peningkatan jalan Lubuk di Kampung G1 dan G2.
Lalu, peningkatan jalan Sincong – Mengkubung 1 dan 2, pelebaran jalan Air Gegas – Bedengung, serta pelebaran jalan Dendang – Gantung di Belitung. “Jadi ada empat titik Inpres Jalan Daerah yang kita laksanakan tahun ini, dengan progres pengerjaan hampir 100 persen,” paparnya.
Susan menjelaskan, untuk jembatan di Babel tercatat sebanyak 117 unit, dilakukan pemeliharaan rutin 111 unit, 12 unit rehab, dan 4 penggantian. “Untuk jembatan Air Guntung, pengerjaannya dalam tahap finishing, Natal ini sudah bisa dilewati, sehingga arus lalu lintas mudik Natal sudah lancar,” jelasnya.***





















